Aksi Persekusi: Lima Anggota Laskar Sasak Ditetapkan Tersangka

2537
Lima anggota Laskar Sasak ditetapkan tersangka kasus persekusi. (ist/hariannusa.com)

HarianNusa.com, Mataram – Lima dari 13 anggota Laskar Sasak ditetapkan tersangka terkait kasus dugaan persekusi. Para anggota Laskar Sasak tersebut diduga melakukan pengancaman di Kantor PT. SMS Finance di Jl. Sandubaya, Cakranegara, Kota Mataram, Kamis (31/8).

Mereka mendatangi kantor tersebut menggunakan tiga unit mobil dan satu unit sepeda motor secara bergerombolan. Mereka mengancam akan menyegel kantor jika pihak kantor tidak segera mengembalikan kendaraan yang telah disita sebelumnya. Diketahui kendaraan milik warga disita PT SMS Finance, hal tersebut memicu kemarahan anggota Laskar Sasak.

“Mereka datang secara bergerombolan melakukan pengancaman di kantor tersebut. Kita amankan juga senjata tajam dan senjata Air Soft Gun beserta amunisinya,” ujar Kapolres Mataram, AKBP Muhammad SIK, Jumat (1/9).

Kelima tersangka yang kini berhasil diamankan yakni, MK alias Cin (39) asal Desa Bunkate, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, JL alias Jalal (45) asal Desa Kembang Kerang, Kecamatan Batukliang, ZS alias Bagas (31) asal Dusun Sengkerang, Praya Timur, SD alias Sudir (40) asal Desa Langko, Kecamatan Janapriya dan IS (49) asal Desa Mujur, Kecamatan Praya Timur.

“Mereka melakukan pengancaman dan berkata kasar dengan mengusir karyawan PT SMS Finance dan menutup paksa kantor tersebut,” ungkapnya.

Kelima tersangka dikenakan pasal 368 ayat (1) KUHP tentang pengancaman. Sementara MK alias Cin, selain dikenakan pasal 368, juga dikenakan pasal kepemilikan senjata. Sementara delapan anggota Laskar Sasak yang tidak cukup bukti dipulangkan. (sat)