Ket.Foto:(kiri-kanan) Deputi Kepala Perwakilan BI NTB- Wahyu Yuwana Hidayat, Kepala Kantor Perwakilan BI NTB- Prijono, Deputi Kepala Perwakilan Bidang Sistem Pembayaran BI NTB-Ocky Ganesia (Hariannusa.com/f3)

HarianNusa.com, Mataram – Selama tahun 2017 jumlah uang rupiah (uang kartal, red) yang keluar (outflow, red) dari Bank Indonesia (BI) Provinsi NTB sebesar Rp 8,79 Triliun. Dan inflow 8,38 Triliun.

Dalam konteks Provinsi tidak dikenal istilah uang beredar, namun istilahnya “outflow” yaitu uang yang ditarik oleh Bank Umum di loket Bank Indonesia, uang rupiah yang disalurkan melalui Kas Titipan Bank Indonesia di Bima dan Sumbawa, dan penukaran oleh masyarakat melalui mobil kas keliling. Istilah uang beredar hanya ada di tingkat nasional.

Demikian disampaikan Deputi Kepala Perwakilan bidang sistem pembayaran BI Provinsi NTB, Ocky Ganesia, di Mataram, Kamis (11/1/2018).

Dikatakannya, Tahun 2018 BI memproyeksikan akan terjadi kenaikan outpro sekitar 9,9 Triliun atau 12,5 persen, inpro 10,1 Triliun atau 20 persen.

“Tahun 2018 BI akan meningkatkan hidroping uang kartal sehingga bisa meningkatkan kualitas peredaran uang di masyarakat,” katanya sambil mengatakan bahwa BI akan meningkat frekuensi kas keliling di beberapa lokasi di Kabupaten/kota se NTB seperti di pasar-pasar maupun di pelabuhan-pelabuhan dan tempat umum lainnya. Selain itu BI juga akan mengedukasi masyarakat dengan gerakan cinta rupiah dan akan melakukan sosialisasi ciri-ciri uang rupiah.

Mengingat NTB merupakan provinsi kepulauan, maka untuk memudahkan masyarakat di pulau- pulau terpencil, BI bekerjasama dengan TNI AL akan melakukan kas keliling.

“Kami akan menyasar pulau-pulau terpencil yang sulit di jangkau dengan transportasi publik seperti pulau Moyo, Sangean, sekitar teluk Saleh, dan lainnya,” sambungnya sambil mengatakan bahwa kegiatan tersebut selain untuk penukaran uang rupiah tetapi juga akan di sinergikan dengan program BI mengajar.

“Juga direncanakan program sosial baik bidang pendidikan maupun bidang sosial,” imbuhnya. (f3)

Komentar