fbpx
23.8 C
Mataram
Minggu, Mei 26, 2019

BPOM Gagalkan Ribuan Obat Palsu Masuk ke Lombok

- Advertisement -

HarianNusa.com – Sebanyak 32.400 tablet obat palsu jenis Trihexyphenidyl diamankan di salah satu jasa pengiriman barang di Kota Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Ribuan obat penenang tersebut rencananya akan dijualkan di Lombok. Obat tersebut memiliki khasiat sebagai penenang.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mataram, Ni Gusti Ayu Nengah Suarningsih, menjelaskan pada 31 Desember 2018 BPOM dengan dibantu Polda NTB dan BNN NTB menangkap seorang kurir saat mengambil obat tersebut di salah satu jasa pengiriman barang.

“Berlanjut pada tanggal 9 Januari 2019 kita juga menggagalkan penyelundupan obat tersebut di sebuah jasa pengiriman barang. Dua orang kita amankan,” jelasnya, Kamis, 10 Januari 2019.

- Advertisement -

Obat tersebut rencananya akan dijual  Rp100 ribu per/strip. Sasarannya biasa pada remaja dan pemuda yang gemar mengkonsumsi obat penenang.

Dia mengungkapkan obat jenis tersebut sebenarnya dapat dibeli di Apotek dengan resep dokter, namun berbeda dengan obat yang diamankan karena palsu dan berbahaya bagi yang mengkonsumsi.

Seorang pelaku terduga kurir dijerat pasal 196 dan/atau pasal 197 undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp1,5 miliar.

“Sementara dua orang pelaku masih dalam tahap penyidikan,” terangnya. (sat)

Komentar

- Advertisement -

Paling Populer

Potensi Tsunami di Asia, NTB Diperingati Waspada

Berita ini telah diklarifikasi BMKG NTB HarianNusa.com, Mataram – Berdasarkan hasil prediksi skala Asia, di penghujung...

Misteri Telapak Tangan yang Gegerkan Warga Lombok Terpecahkan

HarianNusa.com, Mataram – Misteri jejak telapak tangan di tembok rumah warga di Lombok pasca gempa...

Tak Terima Diputusin, Pria di Lotim Sebar Foto Bugil Kekasihnya

HarianNusa.com, Lombok Timur – Sungguh tak patut ditiru aksi yang dilakukan oleh seorang pria berinisial...

Berita Terbaru

Komentar