fbpx
23.8 C
Mataram
Minggu, Mei 26, 2019

Unram Tidak Bertanggungjawab Atas Meninggalnya Terduga Pencuri Sepeda Motor

- Advertisement -

HarianNusa.com – Terduga pencuri yang melakukan aksinya di Universitas Mataram

(Unram) saat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Dr. M. Natsir, SH.,MUM, selaku Wakil Rektor III Universitas Mataram menegaskan Unram secara kelembagaan tidak bertanggungjawab atas kematian oknum pelaku yang diduga melakukan aksi pencurian di salah satu fakultas di Unram tersebut.

- Advertisement -

Pasalnya, pada saat diserahkan ke pihak kepolisian terduga pelaku masih dalam keadaan sehat.

“Hanya kecapean lari saja,”ungkapnya saat dikonfirmasi di kantornya, Jumat, (11/1).

Natsir membeberkan kronologis penangkapan terduga pelaku pencurian sepeda motor di Unram tersebut. Ia mengatakan sebelumnya, pada Kamis (10/1/19) siang, terduga pelaku pencurian melakukan aksinya di Laboratorium Fakultas Fisika Unram dengan menjebol konci stang sepeda motor milik salah seorang mahasiswa.

Mengetahui aksinya dicurigai oleh anggota Satpam disana, pelaku kemudian berlari. Dan Satpam pun melakukan pengejaran, ditengah pengejaran itu terduga pencuri mengeluarkan senjata tajam berupa sebilah pisau kemudian menodong Satpam tersebut.

Merasa terkepung, lanjutnya, setelah lari berputar-putar mengelilingi kampus, akhirnya terduga pelaku melompat ke tembok menuju pemukiman warga.

“Nah di pemukiman inilah akhirnya dia (terduga) ditangkap kemudian dibawa ke Kampus. Setelah beberapa saat dilakukan interograsi oleh anggota Satpam Unram, kemudian terduga diserahkan ke aparat kepolisian,” ungkapnya

Natsir mengaku mendapatkan informasi dari pihak kepolisian sekitar jam 8.30 malam waktu setempat yang mengatakan bahwa terduga pelaku meninggal dunia.

“Dari informasi yang saya dapat terduga tidak mengalami luka apapun. Hanya saja dia tidak mau makan selama dirawat,” tuturnya.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya sudah mengirim perwakilan untuk mendatangi keluarga terduga dan menghadiri pemakamannya.

Untuk meningkatkan keamanan di lingkungan kampus, Natsir mengatakan sesuai arahan Rektor kepada para Wakil Rektor dan Dekan bahwa harus melakukan peningkatan pengamanan.
Setiap tamu yang masuk harus diperiksa STNK motornya dan akan menyebarkan Sekuriti di seluruh sudut kampus.

Tak hanya itu, dalam rangka menambah kekuatan penjagaan dan peningkatan disiplin, Unram juga akan meminta 3 orang pensiunan TNI sebagai sekuriti tambahan. Serta akan mengaktifkan penggunaan kartu masuk.

“Wacana merekrut 3 pensiunan TNI ini dimaksudkan dalam rangka meningkatkan disiplin. Makanya nanti kita cari TNI yang sudah pensiun namun masih segar,” ujarnya. (f3)

Komentar

- Advertisement -

Paling Populer

Potensi Tsunami di Asia, NTB Diperingati Waspada

Berita ini telah diklarifikasi BMKG NTB HarianNusa.com, Mataram – Berdasarkan hasil prediksi skala Asia, di penghujung...

Misteri Telapak Tangan yang Gegerkan Warga Lombok Terpecahkan

HarianNusa.com, Mataram – Misteri jejak telapak tangan di tembok rumah warga di Lombok pasca gempa...

Tak Terima Diputusin, Pria di Lotim Sebar Foto Bugil Kekasihnya

HarianNusa.com, Lombok Timur – Sungguh tak patut ditiru aksi yang dilakukan oleh seorang pria berinisial...

Berita Terbaru

Komentar