fbpx
23 C
Mataram
Selasa, Juni 2, 2020
Update Covid-19 Indonesia
26,940
Total Kasus
Updated on 02/06/2020 1:35 am
Beranda Hukum & Kriminal Unram Tidak Bertanggungjawab Atas Meninggalnya Terduga Pencuri Sepeda Motor

Unram Tidak Bertanggungjawab Atas Meninggalnya Terduga Pencuri Sepeda Motor

HarianNusa.com – Terduga pencuri yang melakukan aksinya di Universitas Mataram

(Unram) saat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Dr. M. Natsir, SH.,MUM, selaku Wakil Rektor III Universitas Mataram menegaskan Unram secara kelembagaan tidak bertanggungjawab atas kematian oknum pelaku yang diduga melakukan aksi pencurian di salah satu fakultas di Unram tersebut.

Pasalnya, pada saat diserahkan ke pihak kepolisian terduga pelaku masih dalam keadaan sehat.

“Hanya kecapean lari saja,”ungkapnya saat dikonfirmasi di kantornya, Jumat, (11/1).

Natsir membeberkan kronologis penangkapan terduga pelaku pencurian sepeda motor di Unram tersebut. Ia mengatakan sebelumnya, pada Kamis (10/1/19) siang, terduga pelaku pencurian melakukan aksinya di Laboratorium Fakultas Fisika Unram dengan menjebol konci stang sepeda motor milik salah seorang mahasiswa.

Mengetahui aksinya dicurigai oleh anggota Satpam disana, pelaku kemudian berlari. Dan Satpam pun melakukan pengejaran, ditengah pengejaran itu terduga pencuri mengeluarkan senjata tajam berupa sebilah pisau kemudian menodong Satpam tersebut.

Merasa terkepung, lanjutnya, setelah lari berputar-putar mengelilingi kampus, akhirnya terduga pelaku melompat ke tembok menuju pemukiman warga.

“Nah di pemukiman inilah akhirnya dia (terduga) ditangkap kemudian dibawa ke Kampus. Setelah beberapa saat dilakukan interograsi oleh anggota Satpam Unram, kemudian terduga diserahkan ke aparat kepolisian,” ungkapnya

Natsir mengaku mendapatkan informasi dari pihak kepolisian sekitar jam 8.30 malam waktu setempat yang mengatakan bahwa terduga pelaku meninggal dunia.

“Dari informasi yang saya dapat terduga tidak mengalami luka apapun. Hanya saja dia tidak mau makan selama dirawat,” tuturnya.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya sudah mengirim perwakilan untuk mendatangi keluarga terduga dan menghadiri pemakamannya.

Untuk meningkatkan keamanan di lingkungan kampus, Natsir mengatakan sesuai arahan Rektor kepada para Wakil Rektor dan Dekan bahwa harus melakukan peningkatan pengamanan.
Setiap tamu yang masuk harus diperiksa STNK motornya dan akan menyebarkan Sekuriti di seluruh sudut kampus.

Tak hanya itu, dalam rangka menambah kekuatan penjagaan dan peningkatan disiplin, Unram juga akan meminta 3 orang pensiunan TNI sebagai sekuriti tambahan. Serta akan mengaktifkan penggunaan kartu masuk.

“Wacana merekrut 3 pensiunan TNI ini dimaksudkan dalam rangka meningkatkan disiplin. Makanya nanti kita cari TNI yang sudah pensiun namun masih segar,” ujarnya. (f3)

Berita Populer Pekan Ini

Tempat Wisata Sepi, Masyarakat Pulau Lombok Dinilai Faham Anjuran Pemerintah dalam Pencegahan Covid-19

HarianNusa.com, Mataram - Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo, SIK, bersama Dandim 1606 WB Kol. Czi Efrijon Khroll memantau situasi kawasan Wisata di...

Sesaot Tetap Kondusif Meski Obyek Wisatanya Ditutup

HarianNusa.com, Lombok Barat - Kepala Desa Sesaot Kecamatan Narmada-Lombok Barat, Yuni Hari Seni menyatakan, penutupan lokasi wisata Sesaot dan sekitarnya adalah salah satu alternatif...

Universitas Mataram Gelar Wisuda Daring di Masa Pandemi Covid-19

HarianNusa.com, Mataram - Pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 berdampak terhadap merebaknya wabah virus baru bernama SARS-CoV-2. Menyikapi munculnya virus jenis baru tersebut,...

Gubernur NTB Tegaskan Pembangunan KEK Mandalika Terus Berjalan

HarianNusa.com, Mataram - Pemerintah Provinsi NTB memastikan pembangunan sirkuit MotoGP dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Lombok tetap berjalan. Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah...