fbpx
Beranda NTB BPKH Berikan Dana Sosial untuk Program MPASI di Lombok Utara

BPKH Berikan Dana Sosial untuk Program MPASI di Lombok Utara

HarianNusa.Com – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyerahkan Bantuan untuk Lembaga Amil zakat Nasional Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSM) dalam bentuk kegiatan Program MPASI untuk korban gempa Lombok.

Bantuan diberikan dalam bentuk pemberian 1000 porsi makanan sehat perhari untuk anak dan balita, edukasi kepada ibu-ibu balita, serta penyediaan alat-alat pemantau pertumbuhan balita.
Kegiatan dilakukan di tujuh titik.

Serah terima dilakukan Kepala Badan BPKH Anggito Abimanyu kepada Ketua Yayasan BSM Umat Suhendar dan Direktur Eksekutif Laznas BSM Umat Rizky Okto Priansyah.

Kepala BPKH, Anggito Abimanyu mengatakan pemberian bantuan ini sesuai dengan komitmen BPKH dalam menyalurkan nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU) melalui bidang kemaslahatan sebagaimana diatur dalam PP No 5 tahun 2018 Tentang pelaksanaan Undang-Undang No 34 tahun 2014 mengenai pengelolaan keuangan haji dan PBPKH No 7 Tentang prioritas kegiatan kemaslahatan.

Distribusi Progam Kemaslahatan BPKH mencakup prasarana ibadah, kesehatan, pelayanan ibadah haji, ekonomi umat, pendidikan dan dakwah serta sosial keagamaan yang disalurkan secara langsung dan tidak langsung yang bermanfaat untuk kebaikan umat sesuai dengan asas prinsip syariah, kehati-hatian, manfaat, nirlaba, transparan dan akuntabel.

“Alhamdulillah hari ini BPKH bersama Laznas BSM telah melaksanakan program kemaslahatan dengan memberikan bantuan berupa makanan sehat kepada 1000 anak dan balita selama 20 hari, khususnya di wilayah pasca bencana di Lombok,” kata Anggito saat diwawancara di Lombok Utara, Sabtu, (6/7/19).

Dengan menggandeng Dinas Kesehatan Lombok Utara, Anggito berharap agar program yang dilaksanakan BPKH sejak tanggal 18 Juni hingga 7 Juli 2019 ini dapat diteruskan oleh dinas terkait ataupun oleh Laznas BSM.

“Kami berharap kegiatan ini bermanfaat bagi kesehatan dan kelangsungan hidup anak-anak dan bayi. Mudah-mudahan program ini bisa dilanjutkan oleh pihak berwenang maupun pihak Laznas BSN,” ungkapnya.

dr. Dedy mewakili Laznas BSM menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan BPKH. Salah satu impian BSM adalah membuat pilot project untuk memberikan makanan sehat kepada balita dan anak. Dengan adanya bantuan dari BPKH program itu bisa terlaksana.

Secara umum kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan status gizi anak-anak dan balita di Lombok Utara, namun diakui saat ini kemampuannya baru hanya di Kecamatan Tanjung.
Ia berharap selain meningkatkan status gizi anak-anak dan balita kegiatan ini juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, karena semua bahan makanan sehat dibeli di masyarakat setempat.

“Jadi dana yang diberikan BPKH langsung ke mereka (masyarakat) sehingga bisa digunakan untuk perbaikan gizi juga,” ungkapnya.

Ayunan seksi Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas bantuan BPKH melalui Laznas BSM kepada 1000 yang tersebar di tujuh titik di Kecamatan Tanjung.

“Hal ini sangat inovatif dan patut dicontoh,” ungkapnya. (f3)

[attach 1]

[attach 2]

[attach 3]

[attach 4]

Komentar