Beranda blog Halaman 223

Nasdem Sebut Raih Enam Kursi DPRD Kabupaten Bima

0

HarianNusa.com, Mataram- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Bima Raihan Anwar memprediksi partainya akan raih enam kursi di DPRD Kabupaten Bima. Raihan menyatakan hal tersebut berdasarkan suara yang berhasil diperoleh.

Menurut Raihan, pihaknya telah menghitung suara yang diraih. Hasilnya lebih banyak dari yang diperkirakan awal.

“Raihan suara partai Nasdem di Bima membengkak. Kami memprediksikan akan meraih enam kursi di DPRD Kabupaten Bima,” ujarnya, Kamis (25/4).

Ketika ditanya terkait kesuksesan tersebut? Ia mengatakan bahwa ketepatan menempatkan calon berpengaruh di setiap daerah pemilihan (Dapil) menjadi kunci.

“Strategi menempatkan Caleg itu kunci utama,” ungkapnya.

Diakui Raihan, bahwa target DPD Nasdem pada Pileg kali ini memang lebih tinggi dari Pemilu 2014 lalu. Selain jumlah kursi yang harus bertambah, partainya juga memasang target meraih kursi pimpinan DPRD.

“Tahun 2014, tiga kursi menjadi 6 kursi. Kenaikannya 100 persen. Kami yakin mencapai target dan minimal mendapatkan kursi Wakil Ketua. Memang ini target pengurus DPD jauh dari sebelumnya,” tandasnya. (sta)

Ketua DPD Nasdem Kabupaten Bima Raihan Anwar

Wakil Ketua DPW PPP NTB Sebut Raih Tujuh Kursi di Parlemen NTB

0

HarianNusa.com, Mataram- DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) provinsi NTB melalui wakil ketuanya H. Muzihir menyebut partai berlambang Ka’bah raih tujuh kursi di parlemen NTB.
“Ya kita dapat kursi pimpinan,” ujarnya. Rabu, (24/4).

Ketika ditanya wartawan terkait sumber data, Muzihir yang juga ketua tim pemenangan pemilu provinsi NTB itu menyatakan bahwa data diperolehnya dari perhitungan yang dilakukan sendiri oleh internal partai PPP NTB.

Ditambahkan Muzihir, hanya satu daerah pemilihan (Dapil) di mana PPP gagal mengirimkan wakilnya, yakni Dapil 4 Lombok Timur Selatan.
“Dapil empat kosong,” tandasnya. (Sta)

Wakil Ketua DPW PPP NTB Sebut Raih Tujuh Kursi di Parlemen NTB

LSM GPPD Laporkan Timses Caleg NasDem di Bawaslu Lombok Tengah

HarianNusa.com – LSM Gerakan Pengawal Pemilu Desa (GPPD) melaporkan sejumlah dugaan pelanggaran pemilu di tiga TPS di Desa Mangkung, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Selasa, 23 April 2019.

Dugaan kecurangan tersebut dilaporkan ke Bawaslu Lombok Tengah. Sedikitnya terdapat tiga TPS yang diindikasikan penuh pelanggaran, masing-masing di TPS 17, 18 dan 21.

“Kami melaporkan indikasi kecurangan oleh tim sukses Caleg Nasdem nomor 1 Dapil IV. Kami membawa bukti video,” ujarnya dihubungi.

Dia mengungkapkan, oknum Timses tersebut dengan leluasa masuk ke ruang KPPS. Bahkan KPPS telah menegur dan melaporkan tindakan tersebut ke Bawaslu.

“Lalainya KPPS sehingga kacau di ruang KPPS. Timses seenaknya masuk segala macam. KPPS sempat menegur, sampai ada tekanan, bahkan KPPS ancam mundur sebagai KPPS karena itu. KPPS juga melapor di Bawaslu indikasi kecurangan,” ungkapnya.

Sementara Ketua Bawaslu Lombok Tengah yang dihubungi dan dikirimkan pesan terkait laporan tersebut, hingga saat ini belum menjawab. (sat)

 

Pecat Lima ASN Eks Napi Korupsi, Walikota Mataram Tinggal Tunggu Laporan BKSDM

0

HarianNusa.com – Walikota Mataram H. Ahyar Abduh masih akan mendengar laporan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram sebelum memecat lima ASN eks Napi korupsi yang saat ini masih bertugas di Pemkot Mataram.

“Saya akan memanggil BKSDM dan Asisten Tiga yang terkait untuk mendengarkan laporannya. Karena beberapa waktu yang lalu, di bulan April ini, itu ada Rakor di pusat. Saya ingin mendengar itu,” ujar Ahyar kepada wartawan.

Untuk selanjutnya, Ahyar mengharapkan sikap yang sama dari pemerintah kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB terkait kebijakan pemecatan tersebut. Disampaikan Ahyar, hal itu penting disepakati agar ada kesepahaman, karena menurutnya kasus tersebut tidak hanya terjadi di kota Mataram, tapi juga di Kabupaten dan di Pemprov NTB sendiri.

“Saya menginginkan ada sikap yang sama dengan pemerintah provinsi menyangkut sikap yang harus diambil terkait kasus yang sama. Provinsi memanggil semua Bupati dan Walikota, ayo kita kaji bersama dan kita ambil sikap yang sama,” katanya.

Seperti diketahui, Tercatat ada lima pegawai Kota Mataram telah menjalani masa hukuman. Dan, kembali berdinas setelah hukuman mereka selesai. Akan tetapi, dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang manajemen pegawai negeri sipil serta Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri menjadi malapetaka bagi ASN eks Napi korupsi. SKB ini mengharuskan mereka dipecat.

Sebagai catatan, Menpan-RB melalui surat edaran (SE) bernomor B/50/M.SM.00.00/2019 dengan tegas mengatakan bahwa ASN yang telah dijatuhi hukuman berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht), harus segera diberhentikan secara tidak hormat selambat-lambatnya sampai tanggal 30 April 2019. (Sta)

Walikota Mataram H. Ahyar Abduh (tengah)

Real Count Pemilu 2019, PKS Merajai Perolehan Suara di Arab Saudi

HarianNusa.com, Makkah – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) unggul dalam perolehan suara legislatif pada Pemilu 2019 di Arab Saudi. Posisi ini diperoleh dari hasil penghitungan surat suara di seluruh TPS dan KSK yang ada sejak Rabu, (17/04) hingga Kamis, (18/04).

Berdasarkan tabulasi data PKS Arab Saudi, dari hasil penghitungan Form C-1, partai pimpinan Sohibul Iman itu meraih suara sebesar 5.803 suara atau setara 28%, disusul Gerindra sebesar 5.306 suara atau setara 26%, kemudian PDIP sebesar 3.187 suara atau setara 16%.

Berikutnya Partai kebangkitan Bangsa (PKB) memperoleh suara sebesar 1.982 atau setara 10%, kemudian Demokrat sebesar 880 suara atau 4%, PAN sebesar 853 suara atau 4%, PPP sebesar 571 suara atau 3% dan PSI sebesar 510 suara atau 2%.

Adapun partai Golkar memperoleh 489 suara atau 2%, Nasdem 381 suara atau 2%, Berkarya 179 suara, Perindo 157 suara, PBB 104 suara, Garuda 59 suara, Hanura 51 suara dan PKP 33 suara atau masing-masing 1%.

Ketua Pemenangan PKS Hijaz, Herika Muhammad Taqi menyebut, kemenangan PKS pada Pemilu kali ini adalah kemenangan yang bersejarah. Mengingat pada Pemilu 2014 lalu, PKS hanya finish di urutan ke empat dengan raihan suara sekitar 2000 lebih.

“Ada lompatan suara yang sangat signifikan terutama di kota-kota besar, seperti Makkah, Madinah dan Jeddah yang mendongkrak perolehan suara PKS.” Sebut Herika dalam keterangan resminya.

TPS Arab Saudi

Libur Akhir Pekan, Holiday Resort Siapkan Paket Menginap 3H2M Hanya 2 Jutaan

0

HarianNusa.Com – Holiday Resort Lombok menawarkan Easter Day Package mulai 19 April hingga 21 April 2019 untuk melengkapi liburan keluarga anda di Pulau Lombok.

Ecommerce Holiday Resort Lombok, Tika Kusumawati mengatakan Easter Package siap menemani quality time seluruh anggota keluarga, sahabat, teman atau rekan kerja anda.

“Selalu menyenangkan mengenal setiap tradisi, demikian pula halnya dengan Paskah, yang identik dengan kebersamaan dan keceriaan, berbagi kasih bersama keluarga,” katanya, di Holiday Resort Lombok, Kamis (18/4/2019).

Tika menjelaskan, dengan membeli paket Easter Day Package 3 hari 2 malam senilai Rp 2.45 juta, para tamu Holiday Resort Lombok akan mendapatkan sarapan pagi, wellcome drink, laundry 8 pic, serta gratis untuk penggunaan Wifi.

“Harga itu juga sudah termasuk dengan Kids Programme yaitu mewarnai dengan crayon dan mencari telur Paskah untuk anak agar mereka bisa mengekspresikan keceriaan,” paparnya.

“Jadi anak-anak bebas untuk berkreasi sambil menikmati hidangan yang disajikan,” imbuh Tika.

Easter Day Package ini bisa dinikmati dengan dengan menghubungi (0370) 693444, bisa juga melalui email ke: reservation. Atau Anda bisa datang langsung ke Holiday Resort Lombok, Jalan Raya Senggigi, Mangsit Beach, Lombok Barat.(f3)

Di TPS Wagub NTB Prabowo Unggul Telak

HarianNusa.com – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Sitti Rohmi Djalilah mencoblos di TPS 04, Kelurahan Rakam, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Rabu, 17 April 2019.

Kakak kandung Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang alias TGB, berbaur bersama warga mengantre ikut pemilu.

Pantauan media ini, pada TPS tersebut, Prabowo-Sandi unggul telak dengan perolehan suara 166. Sementara Jokowi memperoleh 85 suara, dengan lima suara yang tidak sah.

Sebelumnya, pada TPS 01 Pancor Kelurahan Selong Kabupaten Lombok Timur menjadi tempat mencoblosnya TGB bersama istrinya Erica Lucyfara. Pasangan Prabowo-Sandi unggul 124 suara, dan pasangan Jokowi-Ma’ruf mendapat 113 suara.

Ketua KPPS TPS 01 Pancor, Za’i Zia’urrahman menjelaskan, jumlah pemilih TPS 01 itu sebanyak 295 pemilih.

“Hasil penghitungan, perolehan suara Capres/Cawapres selisih 11 suara. Pasangan 01 mendapat 113 suara dan Pasangan 02 meraih 124 suara,” kata Za’i Zia’urrahman. (sat)

Prabowo Menang di Kampung TGB

HarianNusa.com – Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto memang di TPS  TGH Muhammad Zainul Majdi atau  akrab disapa Tuan Guru Bajang alias TGB

Pada TPS 01 Pancor Kelurahan Selong Kabupaten Lombok Timur menjadi tempat mencoblosnya TGB bersama istrinya Erica Lucyfara. Pasangan Prabowo-Sandi unggul 124 suara, dan pasangan Jokowi-Ma’ruf mendapat 113 suara.

Ketua KPPS TPS 01 Pancor, Za’i Zia’urrahman menjelaskan, jumlah pemilih TPS 01 itu sebanyak 295 pemilih.

“Hasil penghitungan, perolehan suara Capres/Cawapres selisih 11 suara. Pasangan 01 mendapat 113 suara dan Pasangan 02 meraih 124 suara,” kata Za’i Zia’urrahman.

Za’i menjelaskan, TGB HM. Zainul Majdi bersama istrinya Hajah Erica Lucyfara mencoblos di TPS itu menggunakan form C5 atau pindah tempat memilih. (sat)

PKS Lombok Timur: “Tidak Ada Money Politik di Acara Caleg”

HarianNusa.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lombok Timur tegaskan tidak ada transaksi money politic dalam acara caleg PKS. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPD PKS Lombok Timur, Murnan Selasa (16/04/2019).

“Tidak ada transaksi money politic, memang benar ada pertemuan dengan ibu-ibu, yang bersangkutan hanya mengganti biaya konsumsinya dan itu bukan money politic apalagi sampai keluar istilah OTT padahal Bawaslu sendiri tidak pernah mengeluarkan statement tersebut,” tegas Murnan.

Ia sendiri sudah mencoba mengontak Bawaslu Kabupaten Lombok Timur meminta waktu audiensi untuk mengklarifikasi kejadian tersebut.

Baca: Panwaslu Lombok Timur: Saya Tidak Pernah Bilang OTT

Dirinya juga meminta Bawaslu untuk segera bertindak dan melihat apakah ada aturan Pemilu yang dilanggar atau tidak. Jika tidak, lanjut Murnan, Bawaslu diminta segera melakukan klarifikasi atas isu yang bisa menimbulkan citra negatif kepada partai nomor urut 8 ini.

“Jika Bawaslu telah melakukan penyelidikan terhadap kasus ini dan ternyata memang tidak ada aturan Pemilu yang dilanggar, kami meminta kepada Bawaslu untuk memberikan klarifikasi dan memberikan penjelasan kepada masyarakat. Harapan kami dilakukan secepat-cepatnya agar tidak menjadi isu yang negatif untuk PKS,” terangnya.

Menurut Murnan, PKS akan tetap berkomitmen untuk menjaga pesta demokrasi yang bersih, jujur dan adil.

“Saya tegaskan kembali, bagi kami, PKS tetap berkomitmen untuk mengikuti Pemilu dengan jujur dan bersih. Mudah-mudahan Lombok Timur menjadi contoh yang baik dalam kita berdemokrasi,” tutupnya.

Ketua DPD PKS Kabupaten Lombok Timur, Murnan, S.Pd
Ketua DPD PKS Kabupaten Lombok Timur, Murnan, S.Pd

Panwaslu Lombok Timur: Saya Tidak Pernah Bilang OTT

HarianNusa.com – Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran (HPP) Panwaslu Kabupaten Lombok Timur, Sahnam menyangkal adanya operasi tangkap tangan (OTT) terhadap salahsatu oknum caleg. Menurutnya, istilah OTT itu hanya bahasa media saja.

“Mhn mf sy sndri tdk pernah bilang OTT” ungkapnya melalui pesan WhatsApp.
Ia mengaku dirinya memang menerima laporan dari masyarakat dan menindaklanjuti laporan tersebut ke lokasi.

Seperti diketahui, beredar berita di beberapa media online, ada oknum caleg PKS berinisial MAA tertangkap tangan bagi-bagi amplop berisi uang dan stiker caleg.

MAA sendiri membantah membagikan amplop berisi uang dan foto dirinya. Ia mengaku memenuhi undangan kelompok ibu-ibu di kampung yang ternyata basis lawan, kemudian memberikan uang pengganti konsumsi yang jumlahnya tidak sampai 700 ribu rupiah.

“Berita ini berlebihan” ungkap MAA.

“Uang pengganti konsumsi itu kalo kt total gak sampe 700 ribu. Dan amplop itu tdk seperti yg dihebohkan .. ada uang dan foto. Mungkin yg tepat itu …kampanye di luar jadwal ..” terangnya melalui pesan Whatsapp.

Di kesempatan terpisah, Ketua DPD PKS Lombok Timur Murnan, SP, hari ini akan segera meminta klarifikasi Panwaslu Lombok Timur terkait masalah ini.
“Kita akan bertemu untuk meminta penjelasan, klarifikasi dari pihak yang berwenang hari ini. Bila ada temuan, tentu ada proses yang harus dijalankan. Bila tidak benar, harusnya media-media yang memberitakan juga memuat klarifikasi apa yang sesungguhnya terjadi” tegasnya.

Hingga saat ini, kasus ini masih diproses dan didalami Panwaslu Kabupaten Lombok Timur.