HarianNusa.com, Mataram – Pesta demokrasi pemilihan Kepala daerah (pilkada) serentak di seluruh Indonesia termasuk di NTB yang akan melakukan pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta pemilihan bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota sudah diambang pintu.
Menyikapi pesta demokrasi yang beberapa bulan kedepan akan berlangsung, wakil gubernur NTB, H. Muhammad Amin menghimbau ASN lingkup pemerintah provinsi NTB agar tetap patuh pada aturan perundang-undangan yang berlaku.
“Biarkan proses pilkada berjalan dengan baik dan demokratis. Jangan terpengaruh melakukan politik praktis, nanti disalurkannya di TPS saja,” himbau Wagub di hadapan peserta apel pagi di lapangan bumigora kantor gubernur NTB, Senin,(12/2/2018).
Wagub juga berpesan bahwa siapapun nantinya terpilih menggantikan pemimpin yang sekarang, itulah yang terbaik untuk melanjutkan pembangunan NTB kedepannya.
“Siapapun nantinya pemimpin terpilih, yakinilah bahwa itu yang terbaik, untuk melanjutkan ikhtiar membangun NTB tercinta,” pesan Wagub.
Sesuai Undang-undang yang berlaku, Wakil gubernur yang juga kembali mendaftarkan diri sebagai pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018 – 2022 harus melakukan ijin cuti kampanye. Memasuki masa cuti kampanye yang akan dimulai tanggal 15 Februari hingga 23 Juni 2018 mendatang, Amin berpamitan kepada seluruh jajaran ASN lingkup pemerintah Provinsi NTB.
“Hari ini, melalui Sekda saya sengaja minta agar seluruh ASN di semua OPD hadir pada apel pagi bersama. Disamping saya maksudkan untuk mempererat silaturrahim,
juga sangat baik bagi kita untuk menambah spirit kebersamaan dalam memberi pengabdian terbaik kita kepada bangsa dan negara sesuai tupoksi masing-masing,” kata Wagub dihadapan seluruh peserta apel.
Saat itu, atas nama Gubernur, Wagub juga menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas stabilitas politik, keamanan, ketertiban, ekonomi, budaya di daerah serta masyarakat NTB, yang disebutnya merupakan hasil kerja bersama dan ikhtiar seluruh pihak selama ini.
Dijelaskannya, berbagai kemajuan yang dicapai NTB dalam berbagai sektor hendaknya dijadikan sebagai motifasi untuk semakin meningkakan kinerja baik kualitatif dan kuantitatif dalam melayani masyarakat.
Di hadapan sekretaris daerah H. Rosyadi H Sayuti yang tampak didampingi pejabat struktural lingkup Pemprov, Wagub menegaskan pentingnya kecermatan membaca berbagai potensi, peluang, tantangan yang ada dalam menghadapi pembangunan, seraya mencari solusi atas berbagai kelemahan yang ada.
“Melalui kesempatan ini saya pamit, saya tidak bisa lagi melakukan tugas pembinaan kepada masyarakat. Namun jangan sampai kondisi politik dalam daerah ini membuat kinerja surut atau terganggu,”
tutup wagub sekaligus sekalis berpamitan. (f3)


