HarianNusa, Mataram – Generasi muda merupakan tonggak estafet pemegang kepemimpinan dimasa mendatang. Oleh sebab itu para pemilih milenial ini harus terus diberikan penguatan politik.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD NTB, H. Bohari Muslim. Menurutnya, pendidikan politik bagi masyarakat terlebih generasi muda yang menjadi pemilih pemula harus dilakukan, sehingga pada pemilu 2024 mendatang menjadi pemilih rasional.
"Kita tahu bahwa para pemilih muda ini jumlahnya sangat banyak. Untuk itu kita harus berikan pendidikan politik agar mereka nantinya menjadi pemilih cerdas," ujarnya, Senin (10/7/2023).
Diakui tantangan demokrasi kedepannya sangat kompleks. Sehingga edukasi politik menjadi sesuatu hal yang harus terus diberikan. Money politik, berita bohong dan politisasi SARA cara-cara yang harus dihindari.
"Jadi kita berikan contoh yang baik dalam meraih simpati pemilih. Cara-cara yang tidak benar harus dihindari agar para pemilih muda dan calon pemimpin ini tidak terkontaminasi. Mari kita berikan kesejukan melalui pendekatan yang baik," ungkap Politisi Partai Nasdem ini
Pemilu 2024 mendatang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024. Pada pesta demokrasi lima tahun ini tidak hanya memilih wakil rakyat yang duduk di DPD, DPR RI dan DPRD Provinsi serta Kabupaten Kota tapi juga memilih Presiden dan Wakil Presiden. (03)
Ket. Foto:
Anggota DPRD NTB, H. Bohari Muslim. (HarianNusa)



