More
    BerandaPolitikPilkada Lobar : Izzul Islam Dirindu, Fauzan-Farin Berebut Suara Golkar

    Pilkada Lobar : Izzul Islam Dirindu, Fauzan-Farin Berebut Suara Golkar

    HarianNusa.com, Mataram – Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 Mataram memandang Pilkada Lombok Barat  makin menarik dengan munculnya tiga Paslon Bupati Lombok Barat akan membuat konstestasi kian hangat  Ada tiga calon yg memiliki latar belakang sebagai kader Partai Golkar,  Majunya Hj Sumiatun mendampingi Incumbent yang diusung Partai Golkar dan kolega membuktikan bahwa secara resmi Golkar mendukung Ketua DPD Golkar Lombok Barat tersebut.

    Sementara di sisi lain Ada Nauvar Farin dan H. Muamar Arafat yang juga merupakan Kader Golkar, maju dengan diusung Partai Gerindra, Hanura dan PKPI.

    Sebagai calon dari kader Golkar,  Nauvar Farin merupakan putra mantan bupati H. Zaini Arony yang juga Mantan Ketua DPD I Golkar NTB,  sedangkan H. Muamar Arafat Anggota DPRD Provinsi NTB Dapil Lobar yang juga Kader Golkar.

    Sekretaris Mi6, Lalu Athari Fathullah mengatakan dalam rivalitas merebut dukungan massa rakyat diprediksi suara rakyat loyalist  Golkar akan pecah dengan dengan melihat komposisi tiga kader terbaik  Golkar yang maju di Bursa Pilkada Lombok Barat.

    Kata Athar, di luar paslon  itu, saat ini ada sosok lain yang sedang dirindukan oleh masyarakat Lombok Barat,  yakni H. M. Izzul Islam. Di mata sebagian warga Lombok Barat, Cabup Lobar tersebut dikenal sebagai sosok tokoh yang familiar dan peduli dengan rakyat.

    “Paket Izzul Islam TGH Khudari Ibrahim resepentasi pasangan religius nasionalis,” ungkap Athar.

    Athar melihat sosok Izzul Islam sudah tidak asing baik bagi Tokoh Politisi NTB maupun Lombok Barat,  Mantan Ketua DPW PPP NTB,  saat ini  Ketua DPW Partai PERINDO NTB dikenal merakyat dan low profile.

    Sementara itu wakil bupatinya TGH Khudari Ibrahim, Ketua DPD Partai Kebangkitan Bangsa Lombok Barat,  tokoh agama representasi  dari kalangan Santri.”Masyarakat mengenalnya Tuan Guru dari Keluarga Besar Ponpes Al Islahudiny Kediri,” jelas Athar.

    Di mata Sekretaris Mi6, munculnya pasangan Zul – Khaer menjadi alternatif dan solusi untuk kemajuan Lombok Barat ke depannya.

    Sementara itu, sambung Athar, Fauzan yang saat ini menjabat bupati menggantikan Zaini Arony sosok tidak berafliasi kevpartai manapun, hanya pernah menjabat sebagi Ketua KPU NTB.

    Lebih jauh Athar mengulas Lombok Barat dengan jumlah pemilih kurang lebih 450.000 ribu jiwa dan 10 kecamatan akan membuat pilkada Lombok Barat semakin seru. Tiga Calon Bupati yang akan berlaga sama-sama kental dengan Lombok Barat,  Izzul Islam Mantan Bupati,  Fauzan Incumbent dan Nauvar Farin anak Mantan Bupati.

    “Pilkada Lombok Barat ini seolah – olah pertarungan antara para jawara ditingkat kabupaten,” ucapnya.

    Terkait suara NW Lombok Barat dengan tidak majunya TGH Hasanain Djuaini, Athar memprediksi kekuatan basis massa NW dan juga Partai Demokrat akan menjadi pembeda di balik kekuatan masing-masing calon yang ada.

    “Kalau kita melihat latar belakang masing-masing calon maka sudah barang tentu Jamah NW akan mendukung kader dan alumninya. Izzul Islam yang merupakan Alumni NW secara khusus akan mendapatkan dukungan plus,” bebernya.

    Lebih jauh Athar mengulas sisi lain di balik partai koalisi, Fauzan yang diusung partai koalisi gemuk akan melawan kaolisi ramping Izzul Islam dan Farin yang diusung  lima partai saja dengan jumlah korrsi yang pas-pasan dan efektif.

    “Dengan partai pengusung yang gemuk belum tentu menjamin kemenangan di tangan apabila mesin partai tidak bergerak secara optimal,  terlebih sosok Fauzan yg  tidak memiliki background partai politik,” pungkasnya. (sat)

    spot_img

    Baca Juga

    spot_img
    error: Content is protected !!