HarianNusa.com, Mataram – ASDP Kayangan Lombok Timur menyatakan video tentang kapal penumpang yang oleng di Selat Alas Sumbawa yang hendak menyeberang dari Pelabuhan Kayangan Lombok Timur menuju Pelabuhan Poto Tano KSB, Minggu (24/06) pagi adalah tidak benar atau hoax.
Kepala ASDP Khayangan, Cuk Prayitno membantah berita viral yang mengatakan terjadi musibah kapal tenggelam dan permintaan perlindungan yang diunggah oleh akun facebook bernama St Nurwahidah, di mana dalam postingan itu tampak penumpang meminta pertolongan dan perlindungan.
“Kalo berita begitu adalah tidak benar/HOAX,” tegasnya saat dikonfirmasi media ini melalui WhatsApp, Minggu (24/6).
Menurut dia, memang bulan ini pada saat air pasang, di Selat Alas terdapat alun yang cukup mengoyangkan kapal, yang terjadi setiap hari. Namun guncangan akan terasa tergantung besar dan kecilnya ukuran kapal dan keahlian crew memilih jalur.
“Saya baru dapat konfirmasi dari Manager Usaha di Pelabuhan Pototano bahwa di kapal KMP Pertiwi Nusantara dari Kayangan menuju Poto Tano sekitar jam 09.30 mengalami guncangan akibat alun gelombang yang cukup tinggi di Selat Alas,” jelasnya.
“Hal tersebut menyebabkan penumpang panik dan tanpa komando dari nahkoda atau crew kapal mengambil dan mengenakan life jacket. Kepanikan ini sempat direkam atau difoto oleh seseorang dan disebarluaskan di jejaring sosial dan menjadi viral,” tambahnya.
Cuk memastikan bahwa saat ini kapal telah tiba di pelabuhan Poto Tano dengan muatan atau penumpang turun dalam keadaan selamat dan melanjutkan perjalanannya.
“Kapal dalam kondisi laik laut dan siap beroperasi kembali,” ungkapnya sambil menjelaskan rata- rata kecepatan angin 10 sampai dengan 15 knots dan tinggi gelombang 0.5 hingga 2.5 meter dan cuaca cerah. (f3)


