HarianNusa, Mataram – Komisi IV DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) memberi perhatian serius terhadap kesiapan transportasi dan infrastruktur menjelang arus mudik Lebaran tahun ini. Pengawasan difokuskan pada keselamatan moda transportasi serta kondisi jalan yang akan dilalui masyarakat saat perjalanan mudik.
Sekretaris Komisi IV DPRD NTB, H. Hasbullah Muis Konco, mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan memanggil Dinas Perhubungan NTB guna memastikan seluruh moda transportasi beroperasi sesuai standar keselamatan, terutama transportasi laut yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat antar pulau.
“Jangan sampai kapal-kapal yang beroperasi tidak layak atau tidak memenuhi standar keselamatan. Ini harus kita pastikan agar masyarakat tidak menjadi korban akibat kelalaian dalam persiapan arus mudik,” ujar Konco kepada wartawan, Senin (9/3/2026).
Menurutnya, pengawasan terhadap transportasi laut menjadi prioritas mengingat kondisi cuaca yang belakangan ini tidak menentu. Di sisi lain, jumlah penumpang dan kendaraan pada periode Idul Fitri biasanya meningkat signifikan dibanding hari-hari biasa.
“Lonjakan penumpang dan kendaraan saat Lebaran bisa berkali-kali lipat. Karena itu kesiapan transportasi harus dipastikan sejak dini,” jelasnya.
Selain transportasi, Komisi IV DPRD NTB juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang dinilai masih menjadi kendala bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Konco mengungkapkan masih banyak ruas jalan provinsi yang belum dilengkapi fasilitas keselamatan, khususnya lampu penerangan jalan. Salah satu jalur yang menjadi perhatian adalah ruas jalan dari Sumbawa menuju Bima yang dinilai masih minim penerangan.
“Masih banyak jalan provinsi yang tidak memiliki lampu jalan. Ini tentu berisiko bagi pemudik, terutama yang melintas pada malam hari,” katanya.
Ia juga mengingatkan pemerintah provinsi untuk memperhatikan sejumlah ruas jalan yang rawan longsor serta kondisi jalan yang masih rusak. Menurutnya, persoalan tersebut dapat mengganggu kelancaran sekaligus keselamatan perjalanan masyarakat selama arus mudik.
“Jalur rawan longsor dan kondisi jalan yang belum mantap juga harus menjadi perhatian serius pemerintah,” tegasnya.
Untuk memastikan kesiapan secara menyeluruh, Komisi IV DPRD NTB tidak hanya akan menggelar rapat dengan Dinas Perhubungan. Pihaknya juga berencana turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan di sejumlah titik transportasi.
Peninjauan akan dilakukan di terminal, pelabuhan, hingga bandara guna memastikan kesiapan fasilitas serta pelayanan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
“Kami akan turun langsung mengecek kesiapan di terminal, pelabuhan, dan bandara. Karena arus mudik ini setiap tahun selalu meningkat, maka semua pihak harus benar-benar siap,” pungkasnya. (F*)
Ket. Foto:
Sekretaris Komisi IV DPRD NTB, H. Hasbullah Muis Konco. (HarianNusa/fit)


