HarianNusa, Mataram – Kebakaran lahan terjadi di Lingkungan Bagek Kembar, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Selasa (8/9/2026).
Kobaran api membakar lahan milik warga yang dipenuhi semak-semak dan tumpukan daun kering. Kondisi lahan yang kering membuat api berpotensi cepat menjalar ke area di sekitarnya.
Peristiwa tersebut diketahui setelah warga melihat kobaran api dan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Mendapat laporan itu, personel Polsek Ampenan bergerak cepat menuju lokasi untuk mengamankan area sekaligus membantu proses pemadaman.
Kapolsek Ampenan AKP Muhammad Ryanto, S.I.P., mengatakan personelnya langsung diterjunkan setelah menerima informasi dari masyarakat.
“Begitu kami menerima informasi tersebut, sejumlah personel langsung menuju TKP untuk melakukan pengamanan demi keamanan dan keselamatan masyarakat sekitar,” kata Ryanto.
Di lokasi, polisi mengamankan area sekitar titik kebakaran untuk mencegah warga mendekati sumber api. Personel juga membantu petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Mataram dan masyarakat setempat dalam upaya menjinakkan kobaran api.
Hingga kebakaran berhasil ditangani, penyebab pasti munculnya api belum diketahui. Polisi masih mendasarkan dugaan awal pada keterangan sejumlah warga di sekitar lokasi.
Menurut keterangan warga, sebelum kebakaran terjadi terdapat beberapa orang yang diduga sedang melakukan aktivitas mencari lebah dengan membawa bobok api, yakni alat menyerupai obor yang digunakan untuk menghasilkan asap.
“Belum diketahui secara jelas penyebab kebakaran. Namun dugaan sementara berdasarkan keterangan warga sekitar, ada beberapa orang yang sedang mencari lebah dengan membawa bobok api, semacam obor,” jelas Ryanto.
Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab kebakaran. Polisi masih melakukan penelusuran terhadap informasi yang diperoleh di lapangan.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kebakaran juga tidak dilaporkan menimbulkan kerugian material karena area yang terbakar merupakan lahan kosong yang dipenuhi semak dan daun kering.
Kejadian ini menjadi perhatian karena kondisi cuaca panas dan material yang mengering dapat membuat api lebih mudah menyala dan menyebar.
Kapolsek Ampenan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi menimbulkan api, khususnya di lahan terbuka.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada terhadap aktivitas yang dapat menimbulkan api. Mengingat saat ini musim kemarau dan suhu panas cukup tinggi, beberapa bahan mudah terbakar dalam keadaan kering sehingga dapat memicu nyala api dengan cepat,” ujarnya.
Polsek Ampenan juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Langkah tersebut dinilai penting agar setiap potensi kebakaran dapat segera ditangani sebelum api membesar dan merembet ke permukiman atau fasilitas masyarakat. (F*)
Ket. Foto:
Proses pemadaman api lahan milik warga di Bagek Kembar, Tanjung Karang, Kota Mataram. (Ist)

