​Lantaran Kangen Ibunya, Tahanan Lapas Mataram Kabur

63

HarianNusa.com, Mataram – Seorang tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram kabur saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Mataram, Kamis (15/6) lalu. Tahanan tersebut bernama Dedi Purnama alias Dedi (26). Sehari kabur, Dedi akhirnya menyerahkan diri, Jumat (16/6) malam.

Malam tadi, Dedi menyerahkan diri di Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram. Dia datang sekitar pukul 18.00 Wita di Kejari Mataram, setelah istrinya menelpon pihak kejaksaan mengatakan Dedi akan menyerahkan diri.

Terungkap alasan Dedi kabur karena rindu pada ibunya. Rasa kangen tak terobati, terlebih lagi dia menjalani bulan Ramadhan ini jauh dari ibunya. Dia mendekam di balik jeruji besi karena kasus narkoba.

Setelah rindunya terobati pada sang ibu, Dedi akhirnya menyerahkan diri. Dia menyerahkan diri tanpa tekanan dan ancaman. “Dia rupanya kangen ibunya, makanya dia kabur,” ujar petugas Kejari Mataram, Gideon EJM usai mengantar Dedi kembali ke ruang tahanannya di Lapas Mataram.

Kronologis kaburnya Dedi bermula saat petugas kejaksaan menjemput para tahanan di Lapas Mataram untuk menjalani sidang. Dedi bersama 37 orang lainnya dijemput petugas sekitar pukul 10.00 Wita.

Setelah sidang berakhir sekitar pukul 18.00 Wita, para narapidana tersebut dikembalikan menuju lapas secara bertahap. Namun setelah dilakukan pengecekan, narapidana kurang satu orang.

Dia ternyata kabur dengan berjalan kaki dari pengadilan menuju Ampenan. Sekitar empat kilometer, rompi tahanannya dilepas. Dia mencari ibunya di Kelurahan Dayan Peken, Ampenan. Namun, sayangnya sang ibu tidak berada di sana. Ibunya telah pindah ke Kuripan, Lombok Barat setelah Dedi ditangkap.

Dedi pun meminta bantuan temannya untuk mengantarkannya ke Kuripan. Setelah bertemu dan melepas rindu pada ibunya, Dedi akhirnya menyerahkan diri dengan kerinduan yang telah terobati. (sat)

iklan[/caption]</div>        </div>


        <footer>
                        
            <div class=