fbpx
23 C
Mataram
Minggu, Oktober 17, 2021
Update Covid-19 Indonesia
4,232,099
Total Kasus
Updated on 14/10/2021 6:27 pm
BerandaHeadlineJubir Suhaili-Amin Tuding Server KPU Dihack

Jubir Suhaili-Amin Tuding Server KPU Dihack

- Advertisement -
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Juru Bicara Suhaili-Amin, Hasan Masat menuding server KPU yang digunakan untuk menginput data C1 dihack oleh oknum-oknum tertentu. Menurutnya ada beberapa kejanggalan pada website berdomain infopemilu.kpu.go.id/pilkada2018 tersebut.

“Contoh, jumlah pemilih, pengguna hak pilih dan total suara sangat tidak sinkron. Terjadi perbedaan yang sangat jomplang antara pengguna hak pilih dengan total suara. Perbedaan ini terjadi di semua kabupaten kota berdasar quick count KPU yang katanya disadur dari C1,” terang Hasan.

Dia menjelaskan, pada website tersebut untuk Kabupaten Sumbawa Barat, jumlah pemilih yang tercatat berdasarkan angka pada situs KPU sebanyak 81.213 dengan pengguna hak pilih sebanyak 57.900. Sedangkan total suara tercatat 58.141. Ada perbedaan antara pengguna hak pilih dengan total suara yang seharusnya angkanya sama persis.

- Advertisement -

 “Kan lucu sekali asal total suara lebih tinggi dari pengguna hak pilih. Masak siluman juga bisa milih. Kondisi ini terjadi di semua kabupaten. Silahkan saja dicek di website KPU,” pesannya.

Kejanggalan lain menurutnya saat proses real count berlangsung, server KPU yang melansir hitungan cepat sehari setelah pemilihan sering hank. Setelah hank selama puluhan menit, server KPU bisa dibuka dan suara kandidat yang dimenangkan real count KPU terus menanjak. Kondisi ini terus berulang-ulang sampai suara masuk di atas 90 persen.

Yang membuat Hasan semakin yakin server KPU dihack dan ada dugaan permainan karena suara Lombok Timur, Lombok Barat dan Sumbawa paling terakhir masuk. Menurutnya, jika melihat tupografi wilayah, seharusnya suara Lombok Barat lebih dahulu masuk dibanding suara Lombok Tengah. Dia berjanji akan membongkar kecurangan yang dilakukan oleh oknum hacker tersebut.

“Kami akan bongkar dan buktikan dugaan kecurangan yang dimainkan oknum hacker dan oknum lainnya yang ingin menciderai Pilkada NTB dengan praktek kotor,” tegasnya.

Dia juga mengklaim telah mengantongi oknum hacker berdasarkan hasil penelusuran link yang masuk yang diduga sebagai awal dihack server tersebut.

“Ada saatnya nanti kami umumkan apa nama-nama link itu. Tunggu saja,” ancamnya.

Hasan menegaskan bahwa hasil rekapitulasi manual Tim Suhaili-Amin di masing-masing TPS, menunjukan bahwa Paslon Suhaili-Amin sebagai pemenang Pilkada.

“Hasil rekapitulasi manual di semua TPS yang dilakukan internal kami menunjukkan Paslon nomor satu meraih suara terbanyak,” ujarnya. (sat)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

- Advertisment -