fbpx
23.7 C
Mataram
Jumat, Maret 22, 2019

Peringati Hari Ibu ke-90, Tingkatkan Peranan Perempuan Dalam Pembangunan

- Advertisement -

HarianNusa – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, melalui Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) bersama

Dharma Wanita Persatuan (DWP), Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan Istri Wakil Rakyat (ISWARA) Lobar menggelar peringatan Hari Ibu Ke-90 yang jatuh setiap tanggal 22 Desember, dengan tema “Bersama meningkatkan peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan keluarga untuk kesejahteraan bangsa” dan sub tema “Perempuan sebagai ibu bangsa berperan mewujudkan ketahanan keluarga sebagai pilar membangun negara yang adil dan sejahtera” di Halaman Kantor Camat Batu Layar, Rabu, (26/12/18).

Nur Hikmah Baehaqi selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa Peringatan Hari Ibu Ke-90, bertujuan meningkatkan peran perempuan Indonesia dalam setiap aspek kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara menuju pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan.

- Advertisement -

“Makna dari Peringatan Hari Ibu ini tentunya bukan semata-mata hanya kewajiban seremonial saja, namun juga untuk mengingatkan kita semua pada perjuangan para pendahulu dalam memperjuangkan hak para perempuan dalam memberikan kontribusi pada pembangunan,” ungkapnya.

Peringatan hari ibu tahun ini dirangkai dengan penyerahan paket sembako sebanyak 410 paket dan pelayanan KB kepada warga masyarakat yang terdampak bencana gempa beberapa bulan lalu di wilayah Kecamatan Batu Layar.

Sementara itu Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid menyampaikan bahwa, sebagai unit terkecil dalam masyarakat, peran keluarga sangat menentukan kualitas bangsa. Ini dikarenakan keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam tumbuh kembang, menanamkan nilai-nilai moral dan pembentukan kepribadian individu.

“Bisa kita katakan bahwa keluarga merupakan pondasi untuk tumbuh kembangnya sebuah bangsa. Jika pondasi kuat dan kokoh, maka bangunan di atasnya dapat berdiri tegak, awet dan tahan guncangan,” katanya.

Namun, lanjut Fauzan, saat ini masih banyak pekerjaan rumah bagi bangsa Indonesia dalam membangun ketahanan keluarga. Di antaranya tingkat perceraian yang tinggi, masih banyaknya kekerasan, kenakalan remaja, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, radikalisme dan pudarnya semangat nasionalisme. Menurutnya, itu semua merupakan wajah buruk tentang rapuhnya kondisi keluarga Indonesia.

“Baik buruknya anak-anak kita yang akan menjadi penerus bangsa ini sangat ditentukan oleh baik buruknya didikan di dalam keluarga. Oleh karena itu sebuah keluarga tempat anak dididik haruslah merupakan sebuah keluarga ideal, dimana antara suami dan istri harus memahami tugas masing-masing dalam keluarga,” terang Fauzan.

Menurut Fauzan, sosok ayah yang ideal akan mampu memainkan perannya dalam membentuk karakter anak, misalnya mendorong anak berani mengambil risiko, menjadi panutan akan prestasi, dan merangsang aktifitas fisik. Sementara seorang ibu harus juga mampu memainkan peranannya, misalnya sebagai pelindung, mengajarkan disiplin dan merangsang kepekaan mental dan emosional.

“Kedua peran yang berbeda ini bila dilaksanakan dengan maksimal, maka secara perlahan tapi pasti akan mengisi watak anak-anak kita,” ucapnya.

Untuk itu, lanjutnya, sangat tepat tema peringatan hari ibu tahun ini yakni agar peran kedua belah pihak, yaitu laki-laki dan perempuan dalam keluarga harus ditingkatkan. Tanggung jawab pendidikan keluarga tidak hanya milik sang ibu, tetapi juga sang ayah. Keduanya harus berpadu agar anak-anak yang dididiknya dapat sukses dunia akhiratnya, dan dapat terbang tinggi menggapai cita-cita untuk kesejahteraan bangsanya.

“Marilah kita satukan kekuatan, potensi dan energi yang kita miliki untuk mewujudkan Indonesia yang sejahtera, dan menjadi negeri yang Toyyibatun wa Robbun Ghofuur,” harap Fauzan. (f3)

Komentar

- Advertisement -

Berita Lainnya

Hari Ini, Jokowi Datang ke Lombok Lagi

HarianNusa.com - Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo berencana akan mengunjungi Lombok pada Jumat,...

KPK Bersama KPU NTB Gelar Bimtek LHKPN Bagi Parpol

HarianNusa.Com - Direktorat PP LHKPN Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) RI bekerjasama dengan KPU Provinsi NTB...

Imigrasi Mataram Deportasi 8 WNA

HarianNusa.Com – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram mendeportasi 8 WN Amerika Serikat (AS) yang...

Rumah Warga Akan “Disulap” Jadi Homestay Saat MotoGP Lombok

HarianNusa.com - Pergelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika Lombok Tengah pada 2021, tidak hanya menjadi penambah...

Share Berita ini

Paling Populer

Antisipasi Ada ‘Nyongkolan’ saat MotoGP, Pemerintah Bangun Bypass

HarianNusa.com - Pemerintah Indonesia tampaknya mempersiapkan dengan matang pergelaran MotoGP 2021 yang digelar di Sirkuit...

Diduga Terlibat Edarkan Narkoba, Oknum Polisi di Lombok Dituntut 13 Tahun

HarianNusa.com - Seorang oknum polisi di Lombok, Nusa Tenggara Barat dituntut 13 tahun penjara oleh...

Pembebasan Lahan akan Dilakukan Jelang MotoGP di Lombok

HarianNusa.com - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyiapkan Rp1,2 triliun...

Berita Terbaru

Hari Ini, Jokowi Datang ke Lombok Lagi

HarianNusa.com - Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo berencana akan mengunjungi Lombok pada Jumat,...

KPK Bersama KPU NTB Gelar Bimtek LHKPN Bagi Parpol

HarianNusa.Com - Direktorat PP LHKPN Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) RI bekerjasama dengan KPU Provinsi NTB...

Imigrasi Mataram Deportasi 8 WNA

HarianNusa.Com – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram mendeportasi 8 WN Amerika Serikat (AS) yang...

Rumah Warga Akan “Disulap” Jadi Homestay Saat MotoGP Lombok

HarianNusa.com - Pergelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika Lombok Tengah pada 2021, tidak hanya menjadi penambah...

Share Berita ini

Komentar