Rohmi Minta OPD Perhatikan Data untuk Perencanaan yang Matang

0
85
Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah (istimewa)
Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah (istimewa)

HarianNusa.Com – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengadiri Rakor Penerimaan dan Penandatanganan Kinerja Retribusi Daerah dan Perimbangan Pendapatan Lainnya di Mataram, Rabu, (27/2/2019).

Pada kesempatan itu, Wagub mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperhatikan data dalam membuat perencanaan agar perencanaan yang dibuat tidak mengalami kekeliruan kedepannya.

“Kita perlu membedah data, kadang-kadang kalau melihat data secara umum saja, pengambilan kesimpulan bisa keliru, tapi kalau bedah secara rinci, kita bisa menyimpulkan dengan benar dan mengetahui apa yg harus dilakukan,” ungkap Wagub.

Wagub yang akrab disapa Ummi Rohmi itu mengatakan tugas OPD adalah bagaimana sungguh-sungguh mengoptimalkan kinerja pada masing-masing OPD dengan cara digali, diprediksi, dan perencanaan yang bisa dirukur.

“Saya berharap di setiap OPD itu ada yang kerjanya bedah data, semua OPD harus punya, tidak mungkin kepala dinas membedah data itu sendiri, kepala dinas itu yang memutuskan kemana arah yang harus dituju dengan data yang telah dibedah tersebut,” ujarnya.

Menurut Wagub, semua pasti tahu yang harus dilakukan untuk mencapai target dan bisa diraba-raba dengan baik, untuk itu ia menyampaikan agar perancanaan yang dilakukan jangan sampai dibuat dengan asal-asalan.

“Semua bidang harus ada target, jangan sampai ada yang tidak tahu targetnya, semua harus jelas agar apa kekurangan dan kelebihan kita ini dapat diketahui, jika sudah begitu tinggal meminimalisir kekurangan dan meningkatkan lagi kelebihan masing-masing,” tambahnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Ir. H. Iswandi dalam kesempatan yang sama memaparkan kondisi pendapatan daerah dan rencana yang akan dilakukan dalam periode pemerintahan saat ini.

“Pertemuan ini merupakan pertemuan yang sangat strategis karena dihajatkan untuk mengoptimalkan kinerja kita, beberapa rencana yang akan kita lakuan kedepannya akan kita bahas di sini mengingat pendapatan bukan hanya dilakukan oleh Bapenda,” ungkapnya.

Ia menyampaikan bahwa Bapenda selama dua tahun ini melaksanakan bimtek untuk memaksimalkan kinerja Bapenda. Beberapa rencana yang akan dilakukan antara lain Revisi dan Sosialisasi Perda Retribusi Daerah, Melaksanakan Bimtek Bendahara, Menerapkan kebijakan Retribusi, Membentuk Tim Pembina Retribusi Daerah, Pemutakhiran Data Potensi Berkelanjutan, Rapat Koordinasi, Evaluasi, Rekonsiliasi & Monitoring Penerapan aplikasi e-retribusi dan e-tiket pada seluruh layanan berbayar. (f3)