fbpx
23 C
Mataram
Sabtu, Juli 4, 2020
Update Covid-19 Indonesia
60,695
Total Kasus
Updated on 03/07/2020 10:32 pm
Beranda NTB Tingkatkan Kondisi Sanitasi dengan Penyediaan Sarana Fisik dan Pemberdayaan Masyarakat

Tingkatkan Kondisi Sanitasi dengan Penyediaan Sarana Fisik dan Pemberdayaan Masyarakat

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.Com, Mataram – Gubernur NTB Dr.H.Zulkieflimansyah didampingi Asisten II, Ir. H. Ridwansyah menerima audiensi tim Joint Monitoring Programme (JMP) UNICEF bertempat di ruang kerja Gubernur, Selasa, (03/12/2019).

Dalam kesempatan tersebut tim JMP melaporkan hasil kunjungan lapangan dan advokasi pelaksanaan BASNO/setop BAB sembarang dan pengelolaan sanitasi domestik aman yang dilaksanakan bersama dengan pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Gubernur mengatakan, penyelenggaraan pengelolaan air limbah domestik bertujuan untuk meningkatkan akses layanan sanitasi dan air limbah domestik yang aman dan ramah lingkungan, sehingga tercapai peningkatan kualitas kehidupan masyarakat dan lingkungan yang lebih baik dan sehat.

- Advertisement -

“Peningkatan kesadaran dan partisipasi dari seluruh pemangku kebijakan sangat dibutuhkan dalam membangun sanitasi yang baik di Kabuapaten Sumbawa Barat," ungkap Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul itu.

Bang Zul melanjutkan, permasalahan sanitasi bukan hanya sekedar permasalahan pembangunan sarana dan prasarana sanitasi, tetapi permasalahan perilaku hidup bersih masyarakat. Menurutnya, strategi untuk meningkatkan kondisi sanitasi di kabupaten Sumbawa Barat tidak cukup hanya dengan penyediaan sarana secara fisik tetapi perlu kegiatan non fisik berupa pemberdayaan masyarakat.

“Perlu adanya komunikasi yang baik, sehingga pembangunan sanitasi di daerah kita ini bisa terus berkelanjutan, demi meningkatkan kualitas hidup masyarkat kita di KSB,” ujar orang nomor satu di NTB ini.

Sementara itu, Chief of WASH-UNICEF Indonesia Ann Thomas dalam kesempatan itu menjelaskan, pelayanan sanitasi dan air limbah domestik yang aman dan ramah lingkungan adalah layanan yang memutus sumber pencemaran limbah domestik ke badan/sumber air. Layanan ini mencakup penampungan yang memenuhi standar teknis tangki septik kedap sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), sistem penyedotan/transportasi yang memastikan lumpur tinja sampai ke unit pengolahan, serta unit pengolahan limbah yang berfungsi (IPLT/IPAL).

“Banyak kita lihat penyakit disebabkan oleh kualitas rendah sanitasi yang mengancam kesehatan dan perkembangan anak, itu semua harus kita kurangi,” tuturnya

Beberapa tujuan program STBM di Kabupaten Sumbawa Barat ini yaitu untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan, menurunkan angka penderita yang disebabkan oleh penyakit yang berbasis lingkungan, dan mewujudkan lingkungan sehat dan bersih dari desa hingga wilayah.

“Dari seluruh pilar STBM tersebut, akan kami koordasikan dengan Tim kerja STBM dari tingkat desa hingga kelurahan," ungkapnya.

Sebagai tambahan, lanjut Thomas, terdapat enam hasil kunjungan pertama dan kedua Tim UNICEF di Kabupaten Sumbawa Barat.

Thomas merincikan, yang pertama, pengisian dan penyusunan instrumen penilaian pengelolaan sanitasi. Kedua, memastikan komitmen pemerintah KSB setelah mencapai Setop Buang Air Sembarangan. Ketiga, tim UNICEF berencana membuat video inspirasi dan film dokumenter program STBM Kabupaten Sumbawa Barat. Keempat, TIM UNICEF berkomitmen untuk menjadikan KSB sebagai kabupaten percontohan. Kelima, bersedia memfasilitasi kegiatan Advokasi Horisontal Learning (AHL) tingkat nasional terkait dengan kebijakan sanitasi aman. Keenam, bersedia memberikan bantuan peningkatan kapasitas kelembagaan dan personalia pengelolaan sanitasi aman.

“Atas kepedulian dan komitmen kita bersama, kami yakin, pengelolaan sanitasi aman ini akan terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang," katanya. (f3)

Ket foto:
Gubernur NTB Dr.H.Zulkieflimansyah saat menerima audiensi tim Joint Monitoring Programme (JMP) UNICEF di ruang kerja Gubernur, Selasa, (03/12/2019). (istimewa)

- Advertisement -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Tahun 2020, TNI AD Rekrut 17.264 Prajurit, Yuk Daftar!!

HarianNusa.Com, Jakarta - Tahun 2020 TNI AD menambah alokasi rekrutmen (penerimaan) prajurit menjadi 17.264 orang. Selain itu prosedurnya juga relatif lebih mudah dan materi...

Pemerintah Provinsi Siapkan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Sembako Gemilang.

Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, melakukan telekonferensi dengan Kapolda NTB, Danrem...

Universitas Warmadewa Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2020/2021, 4 Program Studi Baru Siap Cetak Tenaga Kerja Profesional

HarianNusa.Com, Denpasar - Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbesar di Bali dan Indonesia timur, Universitas Warmadewa (Unwar) di tahun 2020 kembali membuka pendaftaran...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia