fbpx
23 C
Mataram
Senin, Oktober 26, 2020
Update Covid-19 Indonesia
389,712
Total Kasus
Updated on 26/10/2020 8:53 am
Beranda NTB Buka Pengaduan 14 Hari, Pansel Persilahkan Masyarakat Beri Masukan Rekam Jejak Para...

Buka Pengaduan 14 Hari, Pansel Persilahkan Masyarakat Beri Masukan Rekam Jejak Para Calon KI

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Panitia seleksi (Pansel) calon Komisioner Komisi Informasi (KI) NTB membuka kesempatan kepada masyarakat NTB untuk memberikan masukan terkait dengan track record atau rekam jejak sebanyak 47 calon komisioner KI NTB yang dinyatakan lulus tes kompetensi saat ini.

‘’Selama 14 hari kita berikan kesempatan untuk memberikan masukan terkait track record. Masyarakat yang memberikan laporan harus didukung dengan bukti otentik,’’ ujar Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB, I Gede Putu Aryadi, M.H., menjawab wartawan di ruang kerjanya, Jumat (9/10).

Menurut Anggota Pansel KI NTB itu, sebanyak 47 orang calon komisioner yang dinyatakan lolos mengikuti tahap seleksi berikutnya itu menyisihkan sebanyak 83 orang peserta yang berhak ikut tes kompetensi.

- Advertisement -

Oleh karena itu, pada fase lanjutannya ini, masyarakat yang hendak melaporkan rekam jejak calon komisioner KI NTB tersebut harus menyertakan alamat jelas dan calon yang dilaporkan.

Hal ini dimaksudkan agar Pansel saat melakukan penelusuran bisa mudah melakukan klarifikasi ke instansi terkait dengan detail.

“Misalnya si A punya kasus tertentu. Maka, tuduhannya itu harus disertai dengan bukti-bukti otentik. Sehingga, tidak menjadi bias dan fitnah,” tegas Gede.

Mantan Irbansus Inspektorat Provinsi NTB menyatakan, kesempatan menyampaikan masukan mengenai rekam jejak sebanyak 47 calon komisioner KI NTB dilakukan selama 14 hari mulai pekan depan. Selanjutnya, psikotes akan dilaksanakan pada 26 Oktober mendatang.

“Setelah itu, dilanjutkan tes wawancara. Didalami mengenai komitmen, integritas dan pemahaman peraturan perundang-undangan,” ucap Gede.

Dari 47 peserta, nantinya akan dicari 10 -15 orang calon Komisioner KI NTB yang akan disampaikan ke Gubernur NTB. Selanjutnya, gubernur akan menyampaikan ke DPRD Provinsi NTB untuk dilakukan fit and proper test.

‘’Proses seleksi berpedoman dengan Peraturan Komisi Informasi. Kita tak mau keluar dengan itu. November baru kita sampaikan ke DPRD. Fit and proper test nanti di Komisi I untuk menetapkan lima orang komisioner,’’ tandas Gede.

Terkait jumlah pelamar calon KI NTB kali ini, Ia menuturkan, jumlah pendaftar awal sebanyak 153 orang, namun yang lulus seleksi administrasi sebanyak 83 pelamar. "Ini merupakan jumlah yang jauh lebih banyak ketimbang periode sebelumnya," tutur Gede.

Apalagi, jika dibandingkan dengan daerah lainnya. Diantaranya, Provinsi Kaltim dan DKI Jakarta yang rata-rata hanya sebanyak 50 orang pelamar, maka pihaknya bisa berbangga atas jumlah pelamar yang meningkat itu.

Padahal, pelaksanaan seleksi KI ini sejatinya sempat diundur, lantaran menyesuaikan kebijakan KI Pusat terkait situasi pandemi Covid-19.

“Jadi, meski sempat tertunda, kami bersyukur ditengah pandemi Covid-19, justru semangat mengikuti seleksi tetap tinggi dari para peserta yang telah mendaftar. Ini kelihatan akan semakin banyak pula pilihan untuk menentukan siapa yang paling baik,” jelas Gede.

“Banyaknya pendaftar itu, juga berarti sosialisasi yang disampaikan selama ini berhasil dan respon publik juga baik,” sambungnya. (**)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Lewat Kulineran Khas Tradisional, SALAM Jilbab Ijo ajak Warga Samawa – Mbojo Ciptakan Mataram Berkah Cemerlang

HarianNusa.com, Mataram - Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram Nomor Urut 2 , Hj. Putu Selly Andayani dan TGH. Abdul Manan (SALAM)...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Telah Diresmikan, Kini Warga Poan Bisa Beribadah di Masjid Ibadurrahman

HarianNusa.com, Lombok Barat - Masjid Hidayatullah yang dibangun pada tahun 1993 yang berlokasi di Dusun Poan Selatan, Desa Guntur Macan Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia