fbpx
23 C
Mataram
Senin, Oktober 26, 2020
Update Covid-19 Indonesia
392,934
Total Kasus
Updated on 26/10/2020 9:53 am
Beranda NTB NTB Gelar Curah Pendapat Bedah UU Omnibus Law dengan Berbagai Elemen

NTB Gelar Curah Pendapat Bedah UU Omnibus Law dengan Berbagai Elemen

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Gelombang penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja mendapatkan atensi serius Pemprov NTB. Atensi tersebut datang langsung dari Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, lewat curah pendapat Undang-undang Cipta Kerja (Omnibus Law). Kegiatan ini digelar bersama berbagai tokoh masyarakat, tokoh agama, serikat pekerja, mahasiswa, dan masyarakat umum di Gedung Graha Bakti Praja, Kamis (15/10).

Dalam kesempatan tersebut Gubernur mengungkapkan, curah pendapat ini digelar untuk mendapatkan kejernihan pikiran terkait UU Cipta Kerja. Dengan mengundang berbagai elemen masyarakat beserta pakar hukum diharapkan semua pihak mendapatkan kajian UU Cipta Kerja yang lebih baik.

"Karena itu kita mengumpulkan lebih banyak tokoh agar unjuk rasa kita bukan lagi emosional tapi dengan kajian yg lebih baik. Mudah-mudahan pendapat kita ada bobotnya berdasarkan kejernihan pikiran," jelasnya.

- Advertisement -

Curah pendapat ini juga digelar untuk memenuhi janji Gubernur sebelumnya saat menerima tuntutan massa aksi dari Mahasiswa juga Serikat Buruh dan berjanji akan berdiskusi serta menjembatani aspirasi semua elemen. Aspirasi yang sudah disampaikan akan disatukan dan akan dikirim langsung ke pemerintah pusat.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur menjelaskan, disahkannya UU Cipta Kerja ini merupakan salah satu ikhtiar pemerintah Indonesia untuk membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi masyarkat. Dengan mempermudah investor masuk ke Indonesia, namun dibarengi dengan perlindungan terhadap pekerja yang ketat.

Karena itu, Presiden Joko Widodo menyederhanakan peraturan menjadi Omnibus Law agar urusan perizinan usaha tak lagi berbelit-belit dan rawan korupsi hingga pungli.

"Pemerintah sangat terbuka dengan masukan masyarakat. Jadi setiap aspirasi masyarakat akan dipertimbangkan untuk membuat pemerintah menjadi lebih baik lagi," jelasnya.

Senada, Sekda NTB Lalu Gita Ariadi, berharap melalui curah pendapat dengan berbagai elemen ini bisa membuat pemahaman masyarakat NTB terkait UU Cipta Kerja menjadi lebih baik lagi.

"Kita harus mengkaji ini bersama-sama dengan OPD terkait dan waktunya mulai senin depan hingga kamis paling lambat," pungkasnya. (*)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Lewat Kulineran Khas Tradisional, SALAM Jilbab Ijo ajak Warga Samawa – Mbojo Ciptakan Mataram Berkah Cemerlang

HarianNusa.com, Mataram - Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram Nomor Urut 2 , Hj. Putu Selly Andayani dan TGH. Abdul Manan (SALAM)...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Telah Diresmikan, Kini Warga Poan Bisa Beribadah di Masjid Ibadurrahman

HarianNusa.com, Lombok Barat - Masjid Hidayatullah yang dibangun pada tahun 1993 yang berlokasi di Dusun Poan Selatan, Desa Guntur Macan Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia