fbpx
23 C
Mataram
Minggu, November 29, 2020
Update Covid-19 Indonesia
534,266
Total Kasus
Updated on 29/11/2020 9:47 am
Beranda NTB Deputi I Kantor Staf Kepresidenan Pantau Langsung Persiapan MotoGP Mandalika

Deputi I Kantor Staf Kepresidenan Pantau Langsung Persiapan MotoGP Mandalika

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Lombok Tengah – Progres pembangunan jalan bypass dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika serta kesiapan Bandara menghadapi MotoGP 2021 terus dipantau.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan, seluruh pembangunan dalam rangka menyukseskan MotoGP 2021 harus tetap dilaksanakan dengan cepat. Karena menurut Gubernur, perhelatan bergengsi seperti MotoGP tersebut tidak hanya dirasakan serta membawa nama baik NTB, tapi ini semua perhelatan Internaisonal.

“MotoGP ini harus sukses, ini semua demi nama baik bangsa kita tercinta,” ungkap Gubernur saat mendengarkan progres Jalan bandara menuju KEK Mandalika di VIP Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Rabu, (04/11).

- Advertisement -

Di hadapan Deputi I Kantor Staf Kepresidenan, Gubernur meminta, kemaslahatan masyarakat harus diutamakan dalam setiap pembangunan. Bang Zul tidak ingin dalam perhelatan MotoGP tersebut masyarakat NTB tidak merasakan apapun.

“Apapun pembangunan yang dilakukan, kemaslahatan masyarkat harus kita utamakan,” ungkap Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB.

Sementara itu, Deputi I Kantor Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Febry Calvin Tatelepta menyampaikan apresiasinya kepada Pemprov NTB yang telah melakukan kerjasama dengan baik bersama seluruh pihak dalam menyukseskan MotoGP tersebut.

Febry mengatakan, kedatangannya ke NTB dalam rangka pengawasan secara langsung progres pembangunan MotoGP. Mulai dari kesiapan jalan hingga bandara. Proses pembangunan, lanjutnya, harus tetap berjalan dengan baik.

“Kami turun kesini dalam rangka monitoring kesiapan MotoGP 2021, mulai dari kesiapan Bandara hingga jalan,” ungkap Febry.

Mengenai dampak sosial, Febry sepakat dengan Gubernur NTB. Ia mengatakan, dalam proses pembangun, koordinasi dengan masyarakat harus tetap dilakukan. Febry tidak ingin konstruksi berjalan sukses namun masalah sosial tidak dijalankan dengan baik.

“Kami setuju, tidak boleh ada masyarakat yang dirugikan,” tambahnya.

Febry meminta, masalah jalan bypass dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid sampai Kek Mandalika seluas 17 Km tersebut tuntas dikerjakan pada bulan Agustus 2021. Sementara untuk bandara, ia menargetkan rampung pada bulan Juni 2021.

“Semuanya harus rampung, MotoGP ini harus kita sukseskan bersama,” ungkap Febry. (*)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Sembilan Wakil NTB Raih Juara di MTQ Nasional 2020

HarianNusa.com, Padang - Sebanyak sembilan wakil Provinsi NTB berhasil meraih juara di ajang MTQ Nasional XXVIII Tahun 2020 yang berlangsung di Kota Padang Provinsi...

Wow, Hujan Es di Lombok Timur

HarianNusa.com, Mataram - Peristiwa hujan es terjadi di Desa Kota Raja dan Montong Gading, Ahad 22 November 2020. Fenomena ini terjadi sekitar pukul...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia