fbpx
23 C
Mataram
Minggu, Januari 17, 2021
Update Covid-19 Indonesia
896,642
Total Kasus
Updated on 16/01/2021 5:20 pm
Beranda NTB Spesialis Pencuri Kotak Amal Masjid Akhirnya Dibui

Spesialis Pencuri Kotak Amal Masjid Akhirnya Dibui

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Nasib nahas menimpa AA, laki-laki (31 tahun) warga Desa Bajur, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat. Akibat ulahnya kini dia harus meringkuk di penjara Polresta Mataram.

AA diduga pelaku pencurian dengan spesialis mencuri kotak amal masjid di sekitar Kota Mataram. Aksinya terhenti setelah mencuri kotak amal masjid di TKP yang kedelapan dan ditangkap oleh Satreskrim Polresta Mataram.

‘’Pelaku ini spesialis pencurian kotak amal masjid. Dari hasil pengembangan kita, pelaku beraksi di 8 TKP dan sekarang sudah kami amankan,’’ ungkap Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa, Rabu (25/11/2020) kemarin.

- Advertisement -

AA ditangkap setelah salah satu aksinya terekam CCTV masjid di BTN Royal, Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Rekaman CCTV pencurian itu diunggah dan viral di media sosial. Rekaman ini memudahkan petugas mengenali ciri-ciri pelaku dan ditangkap.

‘’Kami tangkap hari Selasa (24/11/2020) sekitar pukul 15.00. Ternyata dia spesialis kotak amal,’’ bebernya.

Kadek menyampaikan, pelaku saat beraksi menunggu masjid sepi. Setelah waktu yang diperhitungkan memungkinkan. Pelaku langsung masuk ke dalam masjid dan mengambil kotak amal beserta isinya.

‘’Biasanya dia menunggu masjid sepi. Baru kemudian mencuri kotak amalnya,’’ tuturnya.

Setiap beraksi, pelaku datang menggunakan sepeda motor. Petugas masih kurang percaya dengan motif pelaku yang mengaku butuh uang.

‘’Motifnya ekonomi ngakunya butuh uang. Padahal pengakuan dia ke kami berprofesi sebagai kolektor motor,’’ katanya.

Dari hasil introgasi awal. Beragam jumlah hasil pencurian pelaku di sejumlah masjid. Karena satu kotak amal ada yang berisikan Rp 3 juta. Sedangkan di lokasi lainnya dengan kisaran ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Diantaranya, mencuri kotak amal di Masjid BTN Permai menggasak Rp 200 ribu. Masjid Lingkar Pratama Rp 300 ribu. Masjid Perumnas Rp 200 ribu. Masjid BTN Kekalik Rp 300 ribu. Masjid Gatep Rp 200 ribu. Masjid Lingkar Muslim Rp 300 ribu. Masjid Terong Tawah Rp 500 ribu.

"Ini dari introgasi awal kita. Kasus ini masih kita kembangkan. Proses selanjutnya kita serahkan ke Polsek Ampenan karena TKP-nya juga ada di sana,’’ jelasnya.

Pelaku di depan petugas mengakui perbuatannya. Diakuinya di salah satu masjid beraksi bersama salah satu temannya yang berasal dari Cakranegara.

"Saya tahu ada CCTV di Masjid. Tapi saya langsung masuk mencari kotak amal,’’ tuturnya.

Atas perbuatannya, AA terancam dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman lima tahun penjara.

Berita Populer Pekan Ini

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Ratusan Homestay di NTB Siap Disewa Tamu Moto-GP 2021

Mataram - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Zulkieflimansyah, meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTB untuk berkoordinasi dan menyiapkan sebaik...

NTB Dapat Tambahan Calon Penerima PKH Sebanyak 43.471 KK

HarianNusa.com, Mataram - Kementerian Sosial RI telah menurunkan data calon Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Provinsi NTB. Kuota tambahan calon Keluarga Penerima sebanyak...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia