HarianNusa.com, Mataram – Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB bekerjasama dengan Episenter Pengusaha Muda (EPM) Mandiri NTB mendirikan Galery Bale Kampung UKM.
Kegiatan Galery Bale Kampung UKM ini diawali dengan kegiatan bazar yang dilakukan sejak Senin hingga Kamis (15-18 Maret 2021) mendatang, dengan melibatkan 30 UMKM se Pulau Lombok yang menyiapkan sembako dan produk lokal yang diproduksi oleh UMKM. Selain itu Bazar ini juga menyediakan berbagai menu sarapan yang dijual dengan harga terjangkau.
"Karyawan-karyawan kantor ini juga kita masifkan untuk bisa sarapan pagi sekaligus berbelanja produk-produk UMKM kita," ungkap Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Drs.H.Wirajaya Kusuma, MH, kepada sejumlah wartawan di kantornya, Selasa, (16/03/2021).
Kehadiran galery ini dihajatkan sebagai sarana dan prasarana showcase atau etalase produk-produk UMKM NTB di samping NTB Mall.
"Kalau NTB Mall kan produk-produk nya sudah condong premium dan, jadi harapan kami galery ini untuk menampung produk-produk UMKM NTB yang belum bisa masuk di sana (NTB Mall, red). Selain itu kami juga menyediakan kue-kue untuk rapat," terangnya.
Ia menyebutkan hingga saat ini sebanyak 268 UMKM di NTB telah mendaftarkan produknya di Galery Bale Kampung UKM. Khusus untuk produk makanan harus memenuhi syarat terutama memiliki PRT.
"Kita tetap wellcome menerima semua UMKM kita untuk menawarkan produk-produk nya, hal ini sejalan dengan Pergub nomor 43 tahun 2020tentang pemberdayaan UMKM melalui bela beli produk lokal," ungkapnya.
Wirajaya mengatakan keinginannya agar Dinas Koperasi dan UMKM NTB memberikan akses seluas-luasnya bagi pemasaran produk-produk UMKM NTB ditengah Pandemi Covid 19.
"Harapannya semoga UMKM kita ini menjadi motor penggerak utama roda perekonomian kita. Jadi kita harus bangga dengan produk lokal kita," ujarnya.
Sementara Ketua Umum EPM Mandiri NTB, Yance Hendradira mengatakan, kehadiran Galery Bale Kampung UKM ini tidak hanya untuk memasarkan produk-produk tetapi juga memberikan kemudaan bagi para UMKM dengan menyediakan bahan-bahan produksi dengan harga yang lebih murah.
"Kami hadir dari hilir ke hulu, jadi pada saat produksi kami juga memberikan kemudahan bagi UMKM dengan menyediakan bahan produksi dengan harga sangat murah selain itu juga bisa dibeli secara kredit," katanya.
Selain itu, pihaknya juga akan bekerjasama dengan stakeholder terkait memberikan pendampingan dan pelatihan kepada UMKM-UMKM tersebut dalam memproduksi produknya.
"Dalam hal pemasaran kami juga menyediakan marketplace salah satunya dengan adanya galery ini yang nantinya akan melayani transaksi secara offline maupun online," jelasnya.
Yance mengatakan, Dinas Koperasi sudah melakukan MoU dengan para UMKM tersebut dalam hal pemanfaatan aset daerah (Galery Bale Kampung UKM,red) dimana 30 persen dari keuntungan galery tersebut nantinya akan disetorkan ke kas daerah sebagai pendapatan asli daerah (PAD). (*3)
Ket. Foto:
Kedua dan ketiga dari kiri: Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Drs.H.Wirajaya Kusuma, MH dan Ketua Umum EPM Mandiri NTB, Yance Hendradira menunjukkan produk-produk UMKM di Galery Bale Kampung UKM. (HarianNusa.com)


