Kamis, Juli 18, 2024
spot_imgspot_img
BerandaNTBKapal Perang Pengamanan Perbatasan RI - Australia Sandar di Pelabuhan Pelindo Lembar

Kapal Perang Pengamanan Perbatasan RI – Australia Sandar di Pelabuhan Pelindo Lembar

- Advertisement - Universitas Warmadewa

HarianNusa, Mataram – Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Mataram kolonel Laut (P) Djawara Whimbo beserta segenap prajurit Lanal Mataram menyambut kedatangan kapal perang Indonesia yang berpatroli diwilayah perbatasan Indonesia bagian selatan di Dermaga Pelabuhan Gilimas, Desa Labuan Tereng, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Selasa (28/03/2023)

Kapal perang Indonesia ini bernama KRI Multatuli – 561 yang dikomandani oleh Kolonel Laut (P) Suhartaya, M.Tr.Hanla merupakan salah satu jenis kapal markas apung yang dimiliki oleh TNI Angkatan Laut yang mempunyai berat dengan muatan penuh 6.741 ton, serta muatan kosong 3.220 ton. Dimensi kapal ini 111,35 x 16 x 6,98 meter, dan ditenagai 1 mesin diesel barmeister & wain – 1 shaft dengan 5500 bhp. Kecepatan maksimumnya 18,5 knot atau setara 34 km/jam yang masuk dalam jajaran Satuan kapal Ampibi Komodo Armada II.

"KRI Multatuli 561 melaksanakan operasi pengamanan perbatasan wilayah Indonesia – Australia yang tergabung dalam Operasi Siaga Baruna 23 dibawah satuan operasi Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koaramada II," terangnya.

Danlanal Mataram Kolonel Laut (P) Djawara Whimbo mengatakan, bahwa KRI Multatuli – 561 yang sedang melaksanakan Operasi dibawah kendali operasi Guskamla Koarmada II dan menjadi kapal markas. Dalam pelayaran ini onboard Komandan Guskamla Koarmada II Laksamana Pertama TNI Teguh Prasetya. S.T, M.M., CHRMP beserta para Assisten Danguskamla Koarmada II.

"Kedatangan KRI Multatuli – 561 yang sandar di wilayah kerja Lanal Mataram ini dalam rangka bekal ulang sebelum melanjutkan operasi di perairan perbatasan Indonesia – Australia guna menjaga stabilitas keamanan Nasional," ungkapnya.

"Selain itu kedatangan KRI ini merupakan salah satu tugas pokok Lanal Mataram dalam Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) yang terdiri dari KRI, Marinir, Pesawat Udara, dan Pangkalan yang mana sebagai unsur pangkalan dengan fungsi 5R (Rebase, Replenishment, Repair, Rest and Recreation) bagi unsur-unsur TNI AL yang beroperasi di wilayah kerja Lanal Mataram" tutup Danlanal Mataram. (03)

Ket. Foto:
Kapal perang KRI Multatuli – 561 sandar di Pelabuhan Pelindo Lembar, Lombok Barat, NTB. (Istimewa)

RELATED ARTICLES
spot_img
Kamis, Juli 18, 2024
- Advertisment -spot_img

Populer Pekan ini

Kamis, Juli 18, 2024
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -
- Advertisment -

Banyak Dibaca

Berita Terbaru

- Advertisment -