HarianNusa, Mataram – Komisi V DPR RI memastikan akan mengawal percepatan pembangunan gedung baru DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang rusak berat akibat kebakaran pada Agustus 2025. Fokus utama saat ini adalah menuntaskan desain akhir dan Detail Engineering Design (DED) agar proses penganggaran hingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan sesuai target.
Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, S.Sos., M.Si., saat memimpin kunjungan kerja Komisi V DPR RI di Kantor DPRD NTB, Rabu (22/7/2026). Dalam kunjungan itu, Lasarus didampingi Anggota DPR RI Dapil NTB II Pulau Lombok, H. Abdul Hadi, dan Anggota DPR RI Dapil NTB I Pulau Sumbawa, H. Mori Hanafi.
Lasarus menegaskan, percepatan penyelesaian desain merupakan kunci agar kebutuhan anggaran pembangunan dapat dihitung secara pasti dan menjadi dasar pembahasan di tingkat pusat. Ia meminta tim perencana segera menggunakan alternatif desain yang telah dipilih DPRD NTB agar tidak lagi terjadi perdebatan mengenai konsep bangunan.
“Pakai alternatif dua. Cepat selesaikan desainnya. Yang penting desain selesai dulu, ketahuan kebutuhan anggarannya berapa, kemudian sampaikan kepada kami. Setelah itu kita kawal bersama di DPR RI,” tegasnya.
Lasarus juga meminta agar proses pengadaan tidak menunggu pergantian tahun. Menurutnya, setelah DED rampung pada Oktober 2026, tahapan lelang harus segera dilaksanakan sehingga pembangunan fisik dapat dimulai pada awal 2027.
“Begitu desain selesai Oktober, langsung lelang saja. Supaya awal tahun sudah bisa konstruksi. Soal dukungan anggaran menjadi tugas kami di DPR RI,” ujarnya.
Lasarus menilai pembangunan kembali gedung DPRD NTB merupakan kebutuhan yang sangat mendesak. Selain menggantikan gedung lama yang mengalami kerusakan berat akibat kebakaran, keberadaan gedung baru juga diharapkan mampu mendukung optimalisasi fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan DPRD dalam melayani masyarakat.
Ia memastikan Komisi V DPR RI siap memperjuangkan dukungan anggaran sepanjang seluruh dokumen administrasi dan teknis telah diselesaikan.
“Yang kita minta hanya satu, desainnya segera diselesaikan. Kalau DED sudah selesai, kebutuhan anggarannya sudah jelas, maka kami punya dasar untuk memperjuangkannya dalam pembahasan APBN,” katanya.
Lasarus juga mengingatkan agar seluruh tahapan dilakukan secara cepat namun tetap akuntabel sehingga proyek strategis tersebut tidak kembali mengalami keterlambatan.
“Kita ingin begitu semua siap, pembangunan bisa langsung berjalan. Jangan sampai anggarannya sudah ada, tetapi desainnya belum siap. Itu yang harus dihindari,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPRD NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen Komisi V DPR RI dalam mengawal percepatan pembangunan gedung DPRD NTB. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi harapan besar agar kantor legislatif yang lebih representatif segera terwujud dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, DPRD NTB juga mengusulkan penambahan ruang aspirasi masyarakat di dalam desain gedung baru. Ruangan itu dirancang sebagai fasilitas khusus untuk menerima penyampaian aspirasi maupun aksi masyarakat yang hampir setiap hari berlangsung di lingkungan DPRD NTB, sehingga pelayanan kepada publik dapat berlangsung lebih tertib, nyaman, dan efektif.
“Kami memilih desain dua, namun kami meminta penambahan satu ruang untuk menerima aspirasi masyarakat,”. ungkap Isvie didampingi Wakil Ketua DPRD NTB H. Lalu Wirajaya, Yek Agil, H. Muzihir, serta Sekretaris DPRD NTB, saat menerima rombongan.
Sementara Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Nusa Tenggara Barat (BPBPK NTB) Kementerian PUPR, Dades Prinandes, S.T., M.Si., menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah menyusun Detail Engineering Design (DED) rehabilitasi dan pembangunan gedung baru DPRD NTB. DED tersebut ditargetkan rampung pada Oktober 2026 sebagai dasar pelaksanaan pembangunan melalui skema single year pada 2027.
“Targetnya awal tahun depan pelaksanaan sudah bisa dimulai,” ungkapnya.
Dengan estimasi waktu konstruksi sekitar 11 bulan, pembangunan gedung baru DPRD NTB diharapkan dapat segera menghadirkan fasilitas legislatif yang modern, representatif, serta mampu menunjang pelayanan publik dan aktivitas kelembagaan DPRD secara optimal. (F*)
Ket. Foto:
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus, S.Sos., M.Si., saat diwawancara dalam kunjungannya ke DPRD NTB. (HarianNusa/fit)

