HarianNusa, Mataram – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB, Hj. Sinta M. Iqbal, menegaskan bahwa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian daerah sekaligus motor penggerak ekonomi masyarakat. Karena itu, Pemerintah Provinsi NTB terus memperkuat berbagai program pembinaan agar UMKM mampu naik kelas hingga menembus pasar ekspor.
“UMKM adalah pahlawan ekonomi yang bekerja di balik layar. Mereka terus berinovasi, berani mencoba, dan mampu bertahan meskipun dengan berbagai keterbatasan. Inilah kekuatan yang harus terus kita dukung bersama,” ujar Sinta, dalam acara press rilis di Bale Kita, Kamis, (6/8).
Menurutnya, Dekranasda NTB terus bersinergi dengan Dinas Perindustrian, Dinas Koperasi dan UKM, serta berbagai perangkat daerah dalam memberikan pembinaan, pelatihan, pendampingan usaha, peningkatan kualitas produk, hingga memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM.
Salah satu program yang terus diperkuat adalah kurasi produk melalui Gerai Balekita. Gerai tersebut menjadi etalase bagi produk-produk UMKM lokal yang telah memenuhi standar kualitas dan keaslian. Sementara bagi produk yang belum memenuhi standar, pemerintah memberikan pendampingan agar kualitasnya terus meningkat sehingga mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Sinta menegaskan, komitmen Pemerintah Provinsi NTB saat ini tidak hanya mendorong pertumbuhan jumlah UMKM, tetapi juga melahirkan pelaku usaha yang berorientasi ekspor. Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil dengan sejumlah produk unggulan NTB yang telah menembus pasar internasional, seperti Jepang dan Arab Saudi. Bahkan, beberapa pelaku usaha telah menerima permintaan dari negara lain.
Ke depan, Pemprov NTB akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui penyederhanaan birokrasi, perluasan pendampingan usaha, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta percepatan layanan perizinan guna meningkatkan daya saing UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan investasi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Selain itu, Pemerintah Provinsi NTB juga mengajak insan media untuk terus menyebarluaskan informasi positif mengenai perkembangan investasi dan keberhasilan pelaku UMKM. Publikasi yang konstruktif dinilai mampu meningkatkan kepercayaan investor, memperkuat citra NTB sebagai daerah yang aman dan kondusif, serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk unggulan daerah.
Melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, pelaku UMKM, lembaga keuangan, dan media massa, Pemprov NTB optimistis target investasi Tahun 2026 dapat tercapai sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (F*)
Ket. Foto:
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB, Hj. Sinta M. Iqbal. (Ist)

