JAKARTA — PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) membukukan laba bersih Rp2,1 triliun sepanjang Januari–September 2026, naik 25,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Angka keuangan tersebut belum diaudit dan diumumkan melalui siaran pers perusahaan tertanggal 26 Oktober 2026.
Pendapatan bersih MAPI sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp37,4 triliun, tumbuh 24,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laba usahanya naik 28 persen menjadi Rp3,2 triliun.
Anak usahanya, PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), mencatat pendapatan bersih Rp16,4 triliun atau meningkat 17,8 persen. Laba bersih MAPA tumbuh 25,5 persen menjadi Rp1,4 triliun, sedangkan laba usaha naik 24,8 persen menjadi Rp2,1 triliun.
Pada kuartal ketiga atau Juli–September 2026, pendapatan MAPI naik 26,7 persen menjadi Rp13,3 triliun. Laba bersihnya meningkat 22 persen menjadi Rp676 miliar.
Pada periode yang sama, pendapatan MAPA tumbuh 22,5 persen menjadi Rp6,3 triliun, dengan laba bersih Rp578 miliar atau naik 17 persen.
VP Investor Relations, Corporate Communications and Sustainability MAP Group, Ratih Darmawan Gianda, menyebut keragaman merek dan penjualan melalui berbagai saluran mendukung kinerja perusahaan. Menurutnya, respons konsumen selama musim kembali sekolah dan perayaan Hari Kemerdekaan turut memperkuat pertumbuhan.
Dari sisi ekspansi, MAPA mengakuisisi bisnis Sports Direct di Malaysia untuk memperkuat kehadirannya di pasar tersebut.
Memasuki akhir tahun, perusahaan menyiapkan persediaan dan pilihan produk untuk menghadapi musim liburan. Manajemen menyatakan tetap berhati-hati di tengah ketidakpastian makroekonomi.


