HarianNusa, Mataram – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk periode 4–16 November 2026.
Wilayah yang disebut dalam informasi peringatan meliputi pesisir Lembar di Kabupaten Lombok Barat, Sumbawa, dan Bima.
Potensi banjir rob berkaitan dengan pasang maksimum air laut. BMKG mengingatkan bahwa kondisi pasang dapat meningkatkan risiko genangan di kawasan pesisir yang rentan.
Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar pantai, termasuk nelayan dan kegiatan di kawasan pelabuhan.
Masyarakat pesisir diimbau mewaspadai perubahan kondisi perairan, mengamankan peralatan dan tambatan perahu, serta memantau pembaruan informasi resmi. Periode dan wilayah terdampak dapat berubah mengikuti pemutakhiran BMKG.
Sumber informasi dan pembaruan: https://www.bmkg.go.id/peringatan-dini/banjir-pesisir


