BerandaNTBWagub NTB Tutup Pelatihan dan Kukuhkan Pemuda Tanggap Bencana 2019

Wagub NTB Tutup Pelatihan dan Kukuhkan Pemuda Tanggap Bencana 2019

HarianNusa.Com – Upacara penutupan Pelatihan Tanggap Bencana Bagi Pemuda Tingkat Provinsi NTB, Jum’at (1/3/19) ditutup oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah di Bumi Perkemahan Jaka Mandala, Mataram.

Kegiatan Pelatihan Tanggap Bencana Bagi Pemuda Tingkat Provinsi NTB ini telah dilaksanakan selama 4 hari dan diikuti 60 peserta dari berbagai kalangan.

Wagub dalam sambutannya meminta dan mengingatkan masyarakat untuk terus waspada dan antisipasi terhadap bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi, mengingat NTB merupakan daerah yang rawan bencana. Bencana yang terjadi bisa bersumber dari gempa bumi, banjir bandang, dan lainnya.

“Yang harus kita lakukan adalah bagaimana kita bisa tenang, bisa attrack, mempersiapkan diri menghadapi situasi ini, kalau terjadi gempa kita harus bagaimana, kalau banjir kita harus bagaimana, kita peka kita tau, dan kita proteksi sebelum bencana itu terjadi,” terang Wagub.

Menurut Wagub yang akrab disapa Ummi Rohmi itu, tanggap bencana harus terus menerus dikampanyekan, dan pelatihan ini merupakan salah satu medianya. Karenanya ia mengajak seluruh peserta yang hadir untuknmenciptakan desa tangguh bencana, yang mana desa tersebut ada anak-anak muda yang tanggap saat bencana terjadi, tahu apa yang harus dilakukan. Begitu pula dengan struktur rumah yang dibangun memiliki standar bagus dan kokoh.

“Hal ini harus terus dikampanyekan dan dilatih terutama untuk anak-anak muda,” ujarnya.

Rohmi menekankan pengetahuan yang sudah didapat (melalui pelatihan ini, red) harus disaluran, ilmu yang didapat ditularkan, dikomunikasikan, dan di sosialisasikan. Menurutnya anak muda juga harus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi NTB, juga berkolaborasi dengan seluruh elemen di kabupaten/kota.

“Kedepan semua elemen harus bisa bersinergi, materi kebencanaan masuk dalam Pramuka, PMR, dan lainnya,” tambah Hj Rohmi.

Dari pelatihan tersebut banyak materi yang diberikan selama pelatihan, salah satunya keterampilan saat menghadapi bencana, baik itu banjir, kebakaran, gempa bumi, dan lainnya. Trainer khusus pun didatangkan untuk memberikan materi tersebut. Harapannya, para peserta nantinya dapat mengaplikasikan apabila bencana yang sesungguhnya terjadi.

“Kita berharap mereka bisa praktikkan apa yang didapat, karena ini untuk menghasilkan relawan yang terampil, tangguh, dan peduli terhadap situasi lingkungan sekitarnya,” ucap Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Hj Husnanidiaty Nurdin dalam laporannya.

Usai memberikan sambutan, Wagub secara simbolis mengukuhkan pemuda tanggap bencana NTB tahun 2019 ditandai dengan pemasangan rompi dan topi. Sebelum meninggalkan tempat acara, Wagub menyaksikan dan menyempatkan diri mengikuti simulasi tanggap bencana gempa bersama seluruh tamu yang hadir. Wagub pun antusias dan ikut melakukan adegan berlindung ketika terjadi gempa. (f3)

spot_img

Baca Juga