More
    BerandaNTBMasyarakat Sekarbela Menitipkan Bantuan untuk Palestina ke ACT NTB

    Masyarakat Sekarbela Menitipkan Bantuan untuk Palestina ke ACT NTB

    HarianNusa.Com, Mataram – Masyarakat Sekarbela, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Yayasan Peduli Ummat (YPU) Baitul Askhiya Sekarbela telah melakukan penggalangan donasi yang dihajatkan untuk membantu Palestina.

    Penggalangan dana yang dilakukan sejak dua pekan lalu berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp162.500.000, yang akan disalurkan ke Palestina melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT) NTB.

    Penyetahan donasi ke Palestina melalui ACT tersebut dilakukan bersamaan dengan pengajian subuh yang disampaikan oleh TGH Mujiburrahman yang merupakan pimpinan Yayasan Peduli Ummat (YPU) Baitul Askhiya Sekarbela, Mataram, di Masjid Ar Raisyiah Sekarbela, Ahad, (8/12-19)

    Dalam sambutannya, Tuan Guru Mujiburrahman selaku penceramah kajian subuh dan pimpinan Yayasan Peduli Ummat Baitul Askhiya menegaskan, bahwa karena situasi today memungkinkan untuk mengantar langsung bantuan itu ke Palestina, masyarakat Sekarbela mempercayakan donasi tersebut melalui ACT.

    “Seandainya bisa kita antarkan sendiri bantuan yang terkumpul ini ke Palestina, tentu masyarakat Sekarbela akan berangkat ke sana. Namun karena regulasi yang tidak memungkinkan, maka dititipkanlah bantuan ini melalui ACT yang memang sudah dikenal memiliki banyak program implementasi langsung di Palestina. Baik di Gaza ataupun Tepi Barat,” ungkapnya.

    Pada waktu yang sama, Lalu Muhammad Alfian selaku pimpinan ACT cabang NTB mengucapkan terima kasih pada Masyarakat Sekarbela dan YPU Baitul Askhiya atas kepeduliannya terhadap saudara-saudara sesama muslim di Palestina.

    Ia memastikan ACT akan menyalurkan amanah dari masyarakat Sekarbela dengan se amanah mungkin agar bantuan ini bisa digunakan untuk membantu perjuangan saudara-saudara muslim di sana (Palestina).

    “Selain program distribusi kebutuhan pokok oleh Indonesia Humanity Center (IHC) seperti bahan makanan, pasokan air bersih dan pasokan bahan bakar, ACT di Palestina baru-baru ini meresmikan Klinik medis Indonesia di Gaza untuk menambah area pelayanan korban-korban kejahatan tentara Israel,” terangnya.

    Secara langsung Lalu Muhammad Alfian juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar terus menyuarakan kepedulian terhadap penderitaan-penderitaan saudara muslim di Palestina.

    “Karena jika Palestina sudah tidak bisa kita pertahankan lagi, maka akan sulit juga kita mempertahankan Makkah dan Madinah,” pungkas Alfian mengutip pernyataan Presiden Turki Recep Tayip Erdogan. (f3)

    Redaksihttps://hariannusa.com
    Redaksi HarianNusa.com

    Must Read

    spot_img
    error: Content is protected !!