Dua Kelompok Teater Independen Mataram Akan Pentas di Taman Budaya

146
Indra, Sutradara Teater Insomnia saat menjadi tokoh Hamlet pada pertunjukan Hamlet Machine karya Heiner Muller

HarianNusa.com, Mataram – Dua kelompok Teater Independen Kota Mataram, masing-masing SFN Labs dan Tetaer Insomnia akan melangsungkan pertunjukan di Taman Budaya provinsi NTB. Kegiatan akan berlangsung pada tanggal 20 Juli 2017 mendatang.

SFN Labs akan memainkan naskah dengan judul Kucari Diriku Yang Hilang, yang diadaptasi dari Cerpen berjudul Insomnia karya Sony Karsono, sementara Teater Insomnia akan memainkan naskah Come And Go karya Dramawan Francis Samuel Becket.

“Tanggal 20 pentasnya. Harusnya tanggal 18 tapi diundur lagi karena gedung dipakai hari itu,” ujar Kepala Taman Budaya NTB Drs. Faisal saat ditemui HarianNusa.com di gedung teater tertutup Taman Budaya NTB. Sabtu, (15/7).

Terpisah, Sutradara Teater Insomnia Indra Saputra Lesmana menyampaikan bahwa Naskah yang akan dimainkannya nanti merupakan karya terbaik yang pernah ditulis oleh Samuel Becket. Bahkan beberapa kritikus luar negeri, lanjut Indra, menyebut naskah Came And Go sebagai karya Becket yang paling sempurna dan sangat matematis. Dengan variasi dialog satu-dua-satu dan satu-dua-tujuh, kata. Tergantung panjangnya terjemahan.

Aktor-aktor Teater Insomnia pada pertunjukan Come And Go karya Samuel Becket yang disutradarai Indra Saputra Lesmana.

Diakui Indra, hal tersebut menjadi tantangan tersendiri baginya dalam menerjemahkan naskah menjadi karya pertunjukan di atas panggung. Karena bagaimanapun juga, naskah yang berkualitas harus diimbangi dengan hasil garapan yang berkualitas.

“Ini salah satu naskah terbaik Becket. Sangat matematis. Kata kritikus, ini naskah Becket yang paling sempurna. Naskahnya pendek, penjelasannya lebih panjang,” katanya.

Terkait persiapan menuju pentas? Ia mengaku sudah menyiapkan pertunjukannya dari jauh-jauh hari. Baik untuk persiapan naskah maupun latihan bersama para aktor. Oleh sebab itu, ia optimis bisa memberikan tontonan menarik dan baru bagi masyarakat seni pertunjukan khususnya seni Teater yang ada di Kota Mataram.

“Semoga kita bisa menampilkan yang terbaik,” katanya. (sta)