HarianNusa, Mataram – Anggota Komisi IV DPRD NTB H. Rulsan Turmuzi mengatakan, bahwa Pemerintah Provinsi NTB telah menyampaikan usulan penambahan anggaran sebesar 10 Miliar untuk pembenahan infrastruktur perpanjangan Runway dalam rangka menyukseskan event MXGP yang akan digelar di Pulau Sumbawa.
"Penambahan anggaran 10 Miliar ini dalam rangka penambahan Runway di Brang Biji," ungkapnya saat diwawancara pekan lalu.
Namun dikatakannya, pada saat penetapan APBD NTB dan evaluasi Kemendagri usulan tersebut belum masuk, sehingga kemungkinan besar di dalam refocussing ini akan diusulkan.
"Tapi Komisi empat sudah diamanatkan untuk merealisasikan permintaan yang 10 Milliar ini," ucapnya.
Namun demikian, dirinya pesimis perhelatan MXGP ini bisa digelar pada Juni 2022 ini mengingat waktu untuk membangun infrastruktur pendukung belum memadai.
"Kalau sekarang kita berbicara Maret, April, Mei, dan Juni, saya kira untuk membangun infrastruktur pendukungnya sangat susah. Kemungkinan besar mundur sambil kita melakukan pembenahan terhadap infrastruktur nya," pungkas Ruslan.
Terpisah, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyatakan bahwa menjelang perhelatan MXGP di Samota, Sumbawa pada bulan Juni mendatang, seluruh masalah Medical Equipment sudah sangat siap.
“Untuk masalah rumah sakit, Kepala RSUD Provinsi NTB, Dr. Jack sudah berjanji akan memindahkan apa yang ada di MotoGP ke Sumbawa untuk melengkapi yang disana. Sehingga dari segi medical equipment, we are more than ready” ujar Bang Zul saat Rapat Koordinasi MXGP 2022 secara virtual di ruang kerjanya, Rabu (02/03).
Selain medical equipment, permasalahan seperti ketersediaan air dan listrik juga menjadi concern pemerintah yang rencananya akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Pemerintah Daerah Sumbawa. Selain itu, untuk masalah pembayaran dan invoice sejauh ini tidak ada masalah dan kendala yang berarti. (f3)
Ket. Foto:
Anggota Komisi IV DPRD NTB H. Ruslan Tarmizi saat diwawancara usai vaksinasi Booster di Kantor DPRD NTB. (HarianNusa)
















