BerandaNTBDikbud NTB Larang Sekolah Jual Seragam, Kecuali Pakaian Olahraga dan Praktikum

Dikbud NTB Larang Sekolah Jual Seragam, Kecuali Pakaian Olahraga dan Praktikum

HarianNusa, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB
melarang setiap sekolah menjual seragam maupun bahan seragam bagi para peserta didik baru, sesuai dengan Permendikbud No. 50 Tahun 2022.

Larangan tersebut juga telah dibahas pada rakor kepala sekolah se NTB beberapa waktu lalu.

"Kalau seragam Pramuka, seragam putih abu jangan dipaksakan beli di sekolah karena banyak beredar di pasaran. Jadi silahkan beli di luar dan boleh juga memakai pakaian seragam bekas kakaknya yang masih ada. Dan kalau belum bisa pengadaan boleh juga memakai seragam seadanya sampai batas waktu yang ditentukan," ungkap Kepala Dikbud NTB, Dr. H. Aidy Furqan, M. Pd., Rabu, (5/6/23) di Mataram.

Aidy mengatakan bahwa Dikbud NTB hanya membolehkan pihak koperasi sekolah menjual seragam olahraga dan pakaian praktikum karena memang tidak ada dijual di pasaran

"Yang boleh itu baju olahraga dan baju praktikum karena tidak ada di jual dipasaran. Nah ini boleh dijual oleh koperasi sekolah," terangnya.

Aidy juga meminta agar pihak sekolah memberikan keringanan kepada orangtua/wali murid untuk menyicil jika yang belum mampu membayar secara penuh.

"Berikan keringan semisal orangtua/wali murid saking tidak mampunya terus minta cicil," tandasnya.

Ia kembali menegaskan, bahwa pihaknya hanya membolehkan sekolah-sekolah dibawah naungan Dikbud NTB menjual pakaian olahraga dan praktikum saja. (03)

Ket. Foto:
Kepala Dinas Dikbud Provinsi NTB Dr. H. Aidy Furqan, M. Pd. (HarianNusa)

Redaksihttps://hariannusa.com
Redaksi HarianNusa.com
spot_img
spot_img

Baca Juga