HarianNusa, Mataram – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (PLN UIW NTB) menggelar kegiatan Media Gathering bertajuk “Synergy for Sustainable Growth” di Kantor PLN UIW NTB, Mataram. Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran manajemen PLN UIW NTB dan lebih dari 30 awak media dari berbagai platform di Nusa Tenggara Barat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi antara PLN dengan media massa dalam mendukung penyebarluasan informasi ketenagalistrikan kepada masyarakat.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa media memiliki peran strategis sebagai mitra PLN dalam menjembatani komunikasi perusahaan dengan publik. Menurutnya, sinergi yang kuat antara PLN dan media menjadi kunci dalam memastikan berbagai program, layanan, serta informasi strategis perusahaan dapat tersampaikan secara luas, akurat, dan merata kepada seluruh lapisan masyarakat.
“PLN meyakini bahwa media merupakan mitra penting dalam membangun pemahaman publik terhadap berbagai program ketenagalistrikan. Melalui sinergi yang baik, kami berharap setiap informasi yang disampaikan PLN dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas sehingga manfaat program dan layanan PLN dapat dirasakan secara optimal. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat,” ujar Sri Heny Purwanti, dalam kegiatan yang digelar pada Selasa, (23/6) di Kantor PLN UIW NTB.
Dalam kesempatan tersebut, PLN UIW NTB turut menyosialisasikan Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang merupakan program pemerintah untuk membantu masyarakat kurang mampu memperoleh akses listrik yang layak. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dan PLN dalam mendorong pemerataan akses energi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan listrik yang andal dan terjangkau.
Hingga tahun 2025, realisasi Program BPBL di wilayah Nusa Tenggara Barat telah mencapai 12.300 rumah tangga. Sementara itu, untuk tahun 2026, PLN bersama para pemangku kepentingan mengusulkan penambahan kuota sebanyak 15.000 rumah tangga penerima manfaat. Melalui program tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati akses listrik sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup dan produktivitas ekonomi.
Selain menyampaikan perkembangan program BPBL, PLN UIW NTB juga menginformasikan perkembangan infrastruktur kendaraan listrik di NTB. Per 31 Mei 2026, jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang telah beroperasi di wilayah NTB mencapai 51 unit yang tersebar di 36 lokasi, baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa. Dalam pemaparannya, PLN turut menjelaskan peluang pengembangan SPKLU melalui skema kemitraan sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan ekosistem kendaraan listrik di daerah.
Sebagai bagian dari transformasi layanan berbasis digital, PLN juga memperkenalkan berbagai kemudahan yang tersedia melalui aplikasi PLN Mobile. Salah satu fitur unggulan yang disosialisasikan adalah *Trip Planner*, yang memungkinkan pelanggan kendaraan listrik untuk mengetahui lokasi SPKLU terdekat sekaligus merencanakan kebutuhan pengisian daya selama perjalanan.
Melalui penguatan sinergi dengan media, sosialisasi program pemerintah, pengembangan infrastruktur kendaraan listrik, serta optimalisasi layanan digital, PLN UIW NTB terus berkomitmen menghadirkan layanan ketenagalistrikan yang andal dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat. (F*)
Ket.foto:
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, saat memberikan sambutan dalam acara media gathering di Kantor PLN UIW NTB. (Ist)


