BerandaNTBWarga NTB Dapat Diskon Tiket MotoGP 2026 hingga 50 Persen, Gubernur: Saatnya...

Warga NTB Dapat Diskon Tiket MotoGP 2026 hingga 50 Persen, Gubernur: Saatnya Mandalika Jadi Kebanggaan Bersama

HarianNusa, Lombok Tengah – Kabar gembira bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB). Pemerintah Provinsi NTB menyambut peluncuran program diskon tiket MotoGP Indonesia 2026 sebesar 50 persen khusus bagi pemegang KTP NTB. Program ini diharapkan mendorong semakin banyak warga menyaksikan langsung ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit.

Program yang digagas PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat NTB sebagai tuan rumah MotoGP sekaligus upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menyukseskan salah satu ajang balap motor paling bergengsi di dunia.

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menyatakan sejak awal pemerintah daerah terus mendorong agar masyarakat memiliki rasa memiliki terhadap Kawasan Mandalika, termasuk Sirkuit Mandalika, sebagai aset strategis yang harus dijaga dan dibanggakan bersama.

“Sejak awal saya selalu menekankan bahwa masyarakat NTB harus merasa memiliki Kawasan Mandalika, termasuk Sirkuit Mandalika. Ketika rasa memiliki itu tumbuh, masyarakat akan ikut mendukung, menjaga, dan memastikan kawasan ini terus berkembang sebagai 

kebanggaan daerah,” ujar Miq Iqbal, Selasa, (21/7).

Menurutnya, pemberian harga khusus bagi warga NTB merupakan bentuk penghargaan kepada masyarakat lokal yang selama ini menjadi bagian penting dalam keberhasilan penyelenggaraan MotoGP Indonesia.

Miq Iqbal juga mengapresiasi komitmen ITDC dan MGPA yang terus menjaga nilai-nilai budaya lokal melalui tradisi Betabeq yang selalu menjadi bagian dari setiap penyelenggaraan event besar di Sirkuit Mandalika.

“Saya mengapresiasi komitmen MGPA yang terus menghadirkan tradisi Betabeq dalam setiap penyelenggaraan event. Saya berharap budaya lokal tetap menjadi identitas Mandalika sehingga setiap event internasional tidak hanya menghadirkan olahraga kelas dunia, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya NTB kepada dunia,” katanya.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada MGPA karena terus memberikan ruang yang lebih besar bagi masyarakat NTB untuk menjadi bagian dari perkembangan Kawasan Mandalika.

Sementara itu, Vice Chairman MotoGP Indonesia, Ananda Mikola, mengatakan MotoGP Indonesia kini telah menjadi agenda yang semakin matang dan diharapkan mampu memberikan dampak lebih luas, tidak hanya terhadap sektor pariwisata tetapi juga investasi.

“MotoGP bukan lagi sesuatu yang baru bagi Mandalika. Harapan kami, penyelenggaraan tahun 2026 tidak hanya meningkatkan jumlah wisatawan, tetapi juga mampu menarik investasi ke Kawasan Mandalika dan Provinsi NTB,” ujarnya.

Ananda menilai kehadiran pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, menjadi bukti besarnya antusiasme masyarakat Indonesia terhadap olahraga balap motor sekaligus memperkuat daya tarik MotoGP Mandalika. Ia juga mengapresiasi kualitas sumber daya manusia lokal NTB yang selama ini terlibat dalam penyelenggaraan MotoGP.

“Hampir seluruh personel yang bekerja dalam penyelenggaraan MotoGP berasal dari masyarakat lokal NTB dan mereka telah menunjukkan kualitas kerja yang memenuhi standar internasional. Bahkan kami telah menerima undangan dari Australia untuk berbagi pengalaman dalam pengelolaan event. Ini membuktikan bahwa kualitas SDM NTB terus berkembang dan layak menjadi kebanggaan bersama,” katanya.

Komisaris MGPA, Sabolah, menegaskan MotoGP harus terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat NTB. Sebagai putra daerah Lombok Tengah, ia mengaku bangga melihat perkembangan Mandalika yang semakin pesat.

Menurutnya, seluruh marshal yang bertugas saat ini berasal dari tenaga lokal dan ke depan kesempatan masyarakat NTB untuk terlibat dalam penyelenggaraan MotoGP akan terus diperluas.

Di sisi lain, General Manager The Mandalika, I Made Pari Wijaya, mengatakan berbagai peningkatan fasilitas terus dilakukan agar MotoGP 2026 berjalan sesuai standar internasional.

“Kami terus melakukan peningkatan kualitas lintasan, sistem digital, fasilitas paddock, penataan parkir, manajemen lalu lintas hingga penyempurnaan signage. Seluruh pembenahan ini bertujuan menghadirkan pengalaman terbaik bagi seluruh pengunjung sejak tiba hingga meninggalkan kawasan Mandalika,” jelasnya.

Melalui program ini, masyarakat yang memiliki KTP NTB dapat membeli tiket dengan harga khusus, yakni Regular Grandstand (Zona E, G, H, dan I) seharga Rp200 ribu dari harga normal Rp400 ribu, Premium Grandstand (Zona B, C, J, dan K) sebesar Rp450 ribu dari harga normal Rp900 ribu, serta Premium Grandstand Zona A menjadi Rp875 ribu dari harga normal Rp1,75 juta.

Penjualan tiket dimulai 21 Juli 2026 melalui platform GOERS dan situs resmi themandalikagp.com. Setiap pembelian wajib menggunakan KTP NTB yang masih berlaku, dengan ketentuan satu KTP hanya dapat digunakan untuk satu kali transaksi.

Hingga hari peluncuran, sekitar 10 persen kuota tiket promo telah terjual. Sementara itu, penyelenggara menargetkan 150 ribu penonton hadir selama gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Pemerintah Provinsi NTB pun mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan program diskon tersebut sebagai kesempatan menyaksikan langsung MotoGP sekaligus mendukung suksesnya penyelenggaraan event internasional yang diharapkan semakin memperkuat citra NTB, mendorong pertumbuhan pariwisata, investasi, dan ekonomi daerah. (F*)

Ket. Foto: 

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menyambut baik peluncuran program diskon 50 persen tiket MotoGP Indonesia 2026 khusus bagi pemegang KTP NTB. (Ist)

spot_img

Baca Juga