HarianNusa, Mataram – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-XII tahun 2026. Kegiatan ini sebagai evaluasi sekaligus memilih ketua baru dan membahas arah organisasi kedepan.
Musprov PMI NTB berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (3-4/10), di Hotel Lombok Astoria. Kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus PMI dari seluruh kabupaten/kota di NTB dan dihadiri langsung Wakil Ketua Umum PMI Bidang Organisasi, Sudirman Said.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, dalam sambutannya mendorong PMI NTB memperkuat basis data organisasi agar kerja-kerja kemanusiaan dapat dilakukan secara lebih terukur dan terarah.
“Kita berharap PMI NTB memperkuat database relawan dan data pengelolaan unit darah,” ujar Iqbal.
Menurutnya, data yang kuat menjadi bagian penting dalam mendukung efektivitas pelayanan PMI, terutama dalam menghadapi berbagai kondisi darurat dan kebutuhan kemanusiaan di masyarakat.
Iqbal juga menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi PMI NTB selama ini dalam membantu pemerintah menangani berbagai persoalan kemanusiaan. Peran tersebut terlihat dalam penanganan bencana gempa bumi, pandemi Covid-19 hingga persoalan kekeringan yang masih dihadapi sejumlah wilayah NTB.
Pemerintah Provinsi NTB, kata dia, berkomitmen terus mendukung kerja-kerja kemanusiaan yang dilakukan PMI.
“Mudah-mudahan semua diberikan kesehatan. Saya sebagai Gubernur NTB ingin bergandengan tangan dengan PMI NTB,” katanya.
Sementara itu, Ketua Plt PMI NTB, Lalu R. Doddy Setiawan, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terbangun antara PMI NTB dengan Pemerintah Provinsi NTB.
Doddy juga bersyukur program Kelompok Kerja (Pokja) Antisipasi PMI NTB telah mendapatkan dukungan melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada).
“Terima kasih kepada Pak Gubernur. Semenjak menjadi Gubernur sudah membantu kerja-kerja PMI,” ujarnya.
Wakil Ketua Umum PMI Bidang Organisasi, Sudirman Said, mengingatkan pentingnya transparansi dalam pengelolaan organisasi. Pesan tersebut ditujukan kepada siapa pun yang nantinya dipercaya menakhodai PMI NTB.
“Siapa pun yang memimpin harus menjaga transparansi. Karena itu, amanah itu mestinya dijaga dengan baik,” kata Sudirman.
Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak terhadap PMI NTB, termasuk Pemerintah Provinsi NTB.
“Selamat bermusyawarah. Terima kasih kepada Gubernur NTB,” ujarnya.
Musprov XII PMI NTB diharapkan menjadi ruang bersama bagi seluruh jajaran PMI kabupaten/kota untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus merumuskan langkah PMI NTB dalam memperkuat pelayanan kemanusiaan ke depan.
Ketua Panitia Musprov XII PMI NTB, Fahrul Mustofa, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada semua pihak yang menyukseskan kegiatan Musprov ini,” ujarnya. (F*)
Ket. Foto:
Foto bersama usai pembukaan Musyawarah Provinsi PMI NTB ke XII tahun 2026. (HN)


