BerandaKota MataramBI Gandeng TNI AL dalam "Ekspedisi Laskar Nusa"

BI Gandeng TNI AL dalam “Ekspedisi Laskar Nusa”

HarianNusa.com, Mataram – Dalam rangka mensosialisasikan uang rupiah di pulau-pulau terpencil di Nusa Tenggara Barat (NTB) Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Nusa Tenggara Barat bekerjasam dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) akan menggelar ekspedisi Laskar Nusa Bank Indonesia.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Achris Sarwani menyatakan sebagai otoritas dalam bidang sistem pembayaran, Bank Indonesia bertekad untuk menyediakan uang layak edar di seluruh wilayah NKRI, termasuk ke daerah yang terkategorikan 3T (Terdepan, Terluar, Terpencil) di Provinsi NTB.

“Komitmen tersebut diwujudkan melalui kerjasama antara Bank Indonesia dengan TNI Angkatan Laut, untuk melaksanakan layanan penukaran uang di pulau-pulau terpencil di Provinsi NTB,” ungkapnya, dalam siaran persnya,Selasa (3/4/2018).

Lebih jelas lagi Sarwani menyampaikan kegiatan yang bernama “Ekspedisi Laskar Nusa” (Layanan Sosial dan Penukaran Uang Rupiah) Provinsi NTB tersebut, akan menempuh rute mengelilingi kepulauan di Nusa Tenggara Barat. Ekspedisi akan dimulai pada tanggal 9 April 2018 bertempat di Pelabuhan Lembar, yang akan dilepas langsung oleh Kantor Perwakilan BI Provinsi NTB, Danlanal Mataram, Pemprov NTB, Pemkab Lombok Barat, Danrem NTB, Polda NTB, serta Perbankan.

“Kegiatan Ekspedisi Laskar Nusa ini akan dilaksanakan selama 6 hari dari tanggal 9 hingga 14 April 2018. Kapal akan bergerak menuju Pulau Moyo (Kabupaten Sumbawa), Pulau Medang (Kab. Sumbawa), Pulau Bajopulo (Kabupaten Bima ) dan berakhir di Desa Pusu Kabupaten Bima,” jelasnya.

Dikatakan Achris dengan menggunakan Kapal KRI HIU-631, ekspedisi kas keliling kepulauan ini diharapkan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat kedaulatan rupiah sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah di wilayah NKRI.

“Dengan demikian, masyarakat di pulau-pulau terpencil yang belum terdapat kantor perbankan, dapat memperoleh akses layanan penukaran uang rupiah yang layak edar untuk kebutuhan transaksi sehari-hari,” harapnya.

Selain mengemban misi untuk menyediakan uang yang layak edar, dengan dilaksanakannya ekspedisi Laskar Nusa diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat pulau terpencil untuk merawat uang rupiah serta kewajibannya untuk digunakan dalam setiap transaksi. Ekspedisi kas kepulauan juga dapat mengurangi peredaran uang yang sudah tidak layak edar (UTLE), serta mendorong kelancaran aktivitas perekonomian masyarakat setempat.

Lebih lanjut Achris menyatakan bahwa pada kesempatan yang sama, kegiatan kas keliling kepulauan dimaksud akan dirangkaikan dengan kegiatan sosial berupa pemberian bantuan sarana pendidikan, peralatan olahraga, serta dan layanan pengobatan gratis.

“Bank Indonesia bersama TNI AL juga akan turut serta mengajar siswa/i, melalui program BI Mengajar serta edukasi kemaritiman Indonesia. Melalui kegiatan BI mengajar, diharapkan siswa/i akan lebih mengenal tugas-tugas Bank Indonesia, ciri-ciri keaslian uang rupiah, serta mendorong siswa untuk cinta dan merawat uang rupiah yang dimiliki,” pungkasnya. (f3)

spot_img

Baca Juga