More
    BerandaPendidikanPantau Pelaksanaan UNBK, Panitia Bentuk Tim Teknis

    Pantau Pelaksanaan UNBK, Panitia Bentuk Tim Teknis

    HarianNusa.com, Mataram – Sebanyak 803 Sekolah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terdiri dari Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) melaksanakan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) yang akan digelar selama empat hari sejak Senin,9 April hingga Kamis 12 April.

    Koordinator UNBK Dinas Pendidikan Provinsi NTB,Susanto mengatakan pelaksanaan UNBK SMA/MA tahun ini berjalan 100 persen yang diikuti oleh 404 SMA dan 399 MA.

    “Secara keseluruhan 803 SMA/MA yang melaksanakan UNBK,” ungkapnya.

    Ia menyebutkan jumlah peserta UNBK untuk SMA sebanyak 33.182 orang siswa dan untuk MA sejumlah 20.010 orang siswa.

    “Inilah jumlah peserta yang melaksanakan UNBK di sekolah SMA dan MA,” sambungnya.

    Untuk memantau kelancaran pelaksanaan UNBK pihaknya telah membentuk tim teknis yang tersebar di seluruh kabupaten/kota.

    “Kami membuat posko UNBK yang menangani secara teknis pelaksanaan UNBK di sekolah-sekolah tersebut sehingga pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik,” paparnya.

    Dari pengalaman pelaksanaan UNBK SMK yang telah lebih dahulu dilaksanakan,Susanto meyakini pelaksanaan UNBK SMA/MA ini akan berjalan dengan baik.

    Sebelumnya,di tempat terpisah, Wakil Kepala Sekolah SMAN 3 Mataram Bidang Kurikulum,Faizin,M.Pd menyatakan UNBK tahun ini diikuti oleh 497 siswa yang terbagi menjadi empat kelas dengan satu server di masing-masing kelas.

    “Untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan server kami juga menyediakan server cadangan,” katanya ditemui di Ruang kerjanya,Senin (9/4/2018).

    Dari sejumlah 170 unit laptop yang dibutuhkan,ia mengakui sekolah hanya memiliki 100 unit laptop,sehingga untuk mencukupi jumlah kebutuhan laptop dipinjamkan dari laptop siswa.

    “Kami hanya memiliki 100 unit laptop, yang 70 unit dipinjamkan dari laptop milik siswa,” ujarnya.

    Saat ditanya terkait persediaan listrik, Ia mengatakan bahwa sebelumnya pihak sekolah telah melakukan koordinasi dengan dinas yang kemudian oleh dinas pendidikan dilanjutkan ke pihak PLN.

    Dari hasil Koordinasi tersebut dikatannnya,pada H-2 pelaksanaan UNBK pihak PLN langsung terjun ke sekolah memastikan sumber daya yang ada di sekolah dan melakukan survei penunjang kelistrikan di Sekolah tersebut.

    “Di mana hasil surveinya itu akan disampaikan ke pimpinan mereka untuk dijadikan bahan pada rapat koordinasi mereka dan sampai hari Kamis mendatang,listrik dijamin aman,” pungkasnya. (f3)

    spot_img

    Baca Juga

    spot_img
    error: Content is protected !!