Sambut Ramadhan, Warga Desa Tatede Gelar Tradisi Unik Ini!

113
Tradisi sambut Ramadhan masyarakat Desa Tatede kecamatan Lopok - Sumbawa
Tradisi sambut Ramadhan masyarakat Desa Tatede kecamatan Lopok - Sumbawa

Sumbawa, HarianNusa.Com — Menyambut datangnya bulan Suci Ramadhan 1438 Hijriah tahun ini, sebuah tradisi unik yang hampir punah digelar oleh masyarakat Sumbawa – Nusa Tenggara Barat khususnya dari warga Desa Tatede Kecamatan Lopok yakni ‘Junjung Pasaji’ dan ‘Mangan Barema’.

Dimana tradisi ini tetap lestari di desa tersebut. Sebagaimana dilakukan kaum hawa di daerah yang diplot sebagai desa budaya tersebut, kemarin. Mereka terlihat mengenakan pakaian adat beriringan sambil menjunjung makanan atau sajian menuju kantor desa setempat untuk menjamu tamu kehormatan pada acara Mangan Barema (Makan Bersama, Red) menyambut datangnya bulan yang penuh keberkahan ini.

Dari hasil pantauan media ini, acara itu turut dihadiri Bupati Sumbawa yang diwakili oleh Skretaris Daerah (Sekda), Drs. H. Rasyidi beserta sejumlah pejabat daerah setempat.

Saat ditemui media ini, dijelaskan Sekda bahwa gelaran ‘Mangan Barema’ ini merupakan tradisi dari orang terdahulu (Nenek Moyang) yang sampai saat ini masih tetap lestari secara turun temurun terutama dalam rangka menyambut datangnya Ramadhan.

Bahkan tradisi ini, juga dimaksudkan untuk mempererat tali silahturahmi sesama warga desa, serta masyarakat dari kecamatan lainnya. Selain itu pula, sebagai wujud rasa syukur warga atas melimpahnya hasil pertanian masyarakat.

Adapun menunya yakni didalam satu wadah yang disajikan berisi nasi dan aneka ikan berukuran besar serta ayam dan sayur. Setiap satu dulang diberikan kepada satu orang tamu yang hadir.

Sekda berharap kegiatan seperti ini dapat terus dipertahankan, karena merupakan salah satu tradisi masyarakat yang nyaris punah, di samping menambah kekompakan dan kebersamaan antar warga. “Kita harap tradisi ini tetap dilestarikan. Karena tradisi ini nyaris punah,” demikian harap Haji Rasyidi. (jsn)