fbpx

NTB Terpilih Menjadi Tempat Latihan Angkatan Laut Antar Negara

HarianNusa.com, Mataram – Pada 2018 mendatang, NTB terpilih sebagai tempat latihan bilateral Angkatan Laut antara beberapa negara. Hal tersebut berpotensi akan meningkatkan sektor pariwisata NTB yang saat ini tengah digenjot pemerintah setempat.

- Advertisement -

Pada acara buka puasa bersama di Mako Lanal, Rabu (14/6), Laksamana TNI Ade Supandi SE., M.A.P berharap dalam kegiatan latihan bilateral pada 2018 mendatang mampu mengangkat sektor pariwisata NTB untuk dikenal dunia.

“NTB ada dalam rencana Angkatan Laut untuk dijadikan tempat latihan bilateral dengan angkatan laut negara asing tahun 2018, pertimbangannya promosi daerah,” ujarnya ditemui awak media.

Pariwisata di Indonesia, menurutnya yang menonjol saat ini adalah Bali, dia berharap ke depannya NTB juga akan dikenal sebagai magnet penarik wisatawan domestik dan luar negeri di sektor pariwisata, sehingga mampu membawa pendapat bagi daerah setempat.

“Pariwisata bagus di sini (NTB), tinggal dikembangkan, ditata dengan baik, sehingga memberi pemasukan pada daerah termasuk investasi. Selama ini orang banyak kenal Bali, nanti NTB ikut masuk untuk dikenal di luar negeri,” paparnya.

Ia juga mengapresiasikan kearifan lokal di NTB, menurutnya, kearifan lokal dengan dibarengi sektor pariwisata yang baik, dapat mampu menarik wisatawan untuk berkunjung ke NTB, sehingga menjadi lapangan kerja yang menguntungkan bagi masyarakat NTB sendiri. (sat)

- Advertisement -

Share post:

Subscribe

Berita Populer

Berita Terbaru

Berita Lainnya
Terkait

Temukan 3 Karung Ekstasi, Warga Lapor ke Babinsa

HarianNusa.Com - Berkat kerja keras Babinsa dalam pembinaan teritorial...

Jenazah TNI yang Gugur Kontak Tembak dengan KKB Tiba di Lombok

HarianNusa.com - Tiga prajurit TNI gugur dalam kontak tembak...

Korem 162/WB Umrohkan Bhabinsa Berprestasi

HarianNusa.com - Korem 162/WB memberikan apresiasi dan penghargaan kepada...

Tangkap Pemburu Rusa di Bima, Kapolda NTB Berikan Penghargaan

penghargaan kepada 14 personil Polri termasuk 1 anggota Brimob Polda Papua, dan 3 personil TNI