fbpx
23 C
Mataram
Minggu, Januari 24, 2021
Update Covid-19 Indonesia
989,262
Total Kasus
Updated on 24/01/2021 2:33 pm
Beranda Ekonomi BPOM Minta Mi Samyang Ditarik Karena Positif Mengandung Babi

BPOM Minta Mi Samyang Ditarik Karena Positif Mengandung Babi

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI akan menarik produk Mie instan asal Korea Selatan Samyang karena positif mengandung daging Babi. Minggu, (18/6).

“Berdasarkan hasil sampling dan pengujian terhadap mi instan asal Korea, beberapa produk menunjukkan hasil positif mengandung fragmen DNA spesifik babi. Namun tidak mencantumkan peringatan ‘Mengandung Babi’ pada label.”

Hal itu disampaikan BPOM RI melalui surat edaran yang ditujukan kepada BPOM di seluruh wilayah Indonesia dengan nomor IN.08.04.532.06.17.2432 tertanggal 15/6/2017.
Dalam edaran tersebut, BPOM RI sekaligus memerintahkan PT Koin Bumi selaku importir agar segera menarik peredaran produk mi instan asal Korea tersebut sesuai tanggal surat edaran. Termasuk mencabut izin edar karena melanggar ketentuan.

- Advertisement -

Selain itu, BPOM RI juga memerintahkan kepada BPOM di daerah agar terus memantau peredaran produk tersebut di pasaran.
“Pemantauan harus terus dilakukan terhadap sarana distribusi produk tersebut, diantaranya importir/distributor, toko, supermarket, pasar tradisional dan sarana yang sering melakukan pelanggaran di wilayah kerja Saudara masing-masing,” perintah BPOM RI.

Selain produk Samyang, tiga produk mie instan lain asal Korea Selatan yang juga akan ditarik peredarannya karena mengandung babi adalah mi instan merek Nongshim, mi instan Shin Ramyun Black, merek Samyang, mi instan rasa Kimchi dan merek Ottogi, mi instan Yeul Ramen. (sta)

2 KOMENTAR

Comments are closed.

Berita Populer Pekan Ini

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Unram Kembali Terapkan WFH

HarianNusa.com, Mataram - Universitas Mataram (Unram) kembali memberlakukan penyesuaian sistem kerja untuk mengantisipasi meningkatnya penyebaran Covid-19. Dimana hal tersebut diatur dalam Surat Edaran (SE) terbaru...

Persediaan Pupuk di NTB Aman hingga 2,5 Bulan Kedepan

HarianNusa.com, Mataram - Persediaan pupuk di Nusa Tenggara Barat hingga 2,5 bulan ke depan sangat aman. Hal tersebut ditegaskan Superintendent Kantor Pemasaran Pupuk Kaltim...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia