Sampah Dan Banjir, Masalah Klasik Kota Mataram

70
Anggota DPRD NTB Dapil Kota Mataram Ir. Made Slamet
Anggota DPRD NTB Dapil Kota Mataram Ir. Made Slamet

HarianNusa.com, Mataram – Masalah Sampah dan Banjir merupakan persoalan klasik Kota Mataram. Dan sampai saat ini belum ada solusi nyata dari Pemkot mengatasi persoalan tersebut. Sabtu, (24/6).

Hal itu disampaikan salah satu anggota DPRD NTB Dapil Kota Mataram Ir. Made Slamet. Menurutnya, masyarakat kota Mataram sebagai tujuan akhir dari pelayanan yang dilakukan Pemerintah Kota, masih mengeluhkan dua persoalan klasik tersebut. Hal itu tercermin dari banyaknya keluhan warga kota Mataram tatkala ia turun ke tengah-tengah masyarakat untuk menyerap aspirasinya.

“Beberapa waktu lalu, saya coba turun serap aspirasi masyarakat di Kota Mataram. Semua masyarakat mengeluhkan soal sampah dan banjir,” katanya.

Made juga menyatakan pihaknya sudah menyampaikan keluhan warga Mataram tersebut kepada Walikota Mataram H. Ahyar Abduh dalam sebuah acara silaturahmi beberapa waktu lalu. Namun, sampai saat ini aspirasi warga kota Mataram tersebut belum juga terealisasi.

Menurut Made, salah satu faktor kunci yang menyebabkan persoalan tersebut belum diatasi adalah, tidak terjalinnya koordinasi yang baik antara Pemkot dengan Pemprov NTB. Hal yang menurut Made harus segera diselesaikan. Karena sinergi antara program yang diusung Pemkot dan Pemprov merupakan faktor penentu dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Mataram. “Program kota atau daerah tidak akan jalan tanpa sinergi dengan Pemprov dan sebaliknya. Contoh, persoalan sampah, kalau tidak Pemerintah Provinsi turun tangan maka akan terus menjadi keluhan masyarakat,” ujarnya.

Seperti persoalan pembiayaan Program, lanjut Made, sebetulnya Pemprov memiliki anggaran untuk bantuan pembiayaan. Namun karena koordinasi yang tidak baik antara Pemkot dengan Pemkot membuat dana bantuan tidak bisa terakses. (sta)