fbpx
23 C
Mataram
Selasa, Juni 2, 2020
Update Covid-19 Indonesia
26,940
Total Kasus
Updated on 02/06/2020 3:35 am
Beranda Lombok Tengah Menaek, Tradisi Idul Fitri ala Desa Lekor Lombok Tengah

Menaek, Tradisi Idul Fitri ala Desa Lekor Lombok Tengah

HarianNusa.com, Lombok Tengah – Janapria (25/6), Dini hari setelah subuh masyarakat Desa Lekor beramai-ramai ziarah kubur, kemudian paginya dilanjutkan dengan sholat sunnah idul fitri di Masjid Nurul Iman. Setelah khatib menyelesaikan khutbahnya, masyarakat belum ada yang beranjak dari masjid karena dilanjutkan dengan acara zikiran.

Masyarakat lokal menyebut budaya ini dengan sebutan menaek. Budaya Menaek dan santunan anak yatim masih dipertahankan sampai saat ini.
Durahan, tokoh masyarakat Dusun Menteger Desa Lekor kecamatan Janapria, menjelaskan bahwa budaya ini memang prokontra di mayarakat. “Banyak yang ingin menghapusnya tapi kami perjuangkan untuk dipertahankan, sehingga setiap Hari Raya Idul Fitri maupun Idul Adha menjadi suasana yang ramai dan meriah, masyarakat saling berbagi dan saling tukar berkat”, ungkapnya.

Menaek adalah saat masyarakat membawa berkat atau pesajik ke masjid kemudian dibagikan setelah selesai berzikir. Berkat dimakan bersama-sama jamaah dan dibagi dengan bertukaran dengan jamaah yang lainnya.

“Salin itu budaya santunan anak yatim juga salahsatu yang masih kami pertahankan, santunan anak yatim sudah dilaksanakan malam jum’at lalu” ujar H. Sabarudin, Tokoh Agama Desa Lekor. Hari ini masyarakat mengumpulkan amplop yang dibagi panitia pembangunan masjid, dan terkumpul sejumlah Rp. 1.740.000,00 sumbangan pembamgunan masjid, karena masjid masih dalam pembamgunan.

M. Roby Satriawan, perwakilan pemuda menjelaskan, budaya ini harus dipertahankan. Selain memeriahkan suasana Romadhon, juga mampu lebih mempersatukan dan membuat masyarakat semakin akrab dengan saling berbagi. Hal ini jugakan implementasi dari ketakwaan, membiasakan untuk bersedekah dan saling berbagi kepada sesama. Terlebih lagi santunan anak yatim dan infaq pembangunan masjid, adalah ibadah yang fadilahnya sangat luar biasa besarnya.

Berita Populer Pekan Ini

Tempat Wisata Sepi, Masyarakat Pulau Lombok Dinilai Faham Anjuran Pemerintah dalam Pencegahan Covid-19

HarianNusa.com, Mataram - Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo, SIK, bersama Dandim 1606 WB Kol. Czi Efrijon Khroll memantau situasi kawasan Wisata di...

Sesaot Tetap Kondusif Meski Obyek Wisatanya Ditutup

HarianNusa.com, Lombok Barat - Kepala Desa Sesaot Kecamatan Narmada-Lombok Barat, Yuni Hari Seni menyatakan, penutupan lokasi wisata Sesaot dan sekitarnya adalah salah satu alternatif...

Universitas Mataram Gelar Wisuda Daring di Masa Pandemi Covid-19

HarianNusa.com, Mataram - Pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 berdampak terhadap merebaknya wabah virus baru bernama SARS-CoV-2. Menyikapi munculnya virus jenis baru tersebut,...

Gubernur NTB Tegaskan Pembangunan KEK Mandalika Terus Berjalan

HarianNusa.com, Mataram - Pemerintah Provinsi NTB memastikan pembangunan sirkuit MotoGP dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Lombok tetap berjalan. Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah...