Malam ini, Polisi dan TNI Berjaga di Lokasi Bentrok di Pagutan

1900
suasana pagutan
suasana malam di Pagutan. Kapolres Mataram mengimbau agar warga tetap kondusif dan tenang, terlebih lagi besok akan berlangsung lebaran ketupat, suatu momen untuk menjaga silaturahim

HarianNusa.com, Mataram – Bentrokan antara Lingkungan Peresak dan Lingkungan Asak, Kelurahan Pagutan, Kota Mataram, kini telah kondusif. Meskipun saling lempar batu sempat terjadi sekitar pukul 16.00 Wita, Sabtu (01/7) sore tadi.

Meskipun situasi telah kondusif, namun pihak kepolisian mengantisipasi terjadi bentrok susulan. Dua peleton personel Polres Mataram dengan dibantu Polsek Pagutan dan juga TNI berjaga di dua lingkungan tersebut.

“Tetap kita berjaga. Untuk antisipasi kita siapkan dua peleton dan dibantu juga dari Polsek Pagutan,” ujar Kapolres Mataram, AKBP Muhammad SIK, ditemui malam tadi.

Kapolres Mataram mengimbau agar warga tetap kondusif dan tenang, terlebih lagi besok akan berlangsung lebaran ketupat, suatu momen untuk mempererat tali kekeluargaan.

Sebelumnya sore tadi terjadi bentrok di sekitar simpang empat Pagutan. Tepat di pasar Pagutan dua kubu warga saling lempar batu. Warga juga mempersenjatai diri dengan parang, keris dan tombak. Ratusan personel kepolisian dan TNI dikerahkan untuk menghalau bentrok massa.

Kronologis bermula saat warga Asak hendak menjemput pengantin wanita di Banjar Lintaran Pagutan. Rombongan berjalan membawa gamelan. Rombongan ditegur oleh salah seorang penghulu Masjid Al-Hamidi, Lingkungan Peresak Timur, mengingat telah ada perjanjian tidak tertulis antara dua lingkungan tersebut dari zaman nenek moyang untuk tidak melintas menggunakan sarana yang menyebabkan keributan, khususnya gamelan.

Rombongan yang tidak diizinkan melintas kemudian kembali ke Lingkungan Asak. Beberapa menit berselang warga Lingkungan Asak diduga datang melakukan penyerangan, yang kemudian dibalas dengan saling lempar oleh warga Lingkungan Peresak.

Meskipun hanya terjadi saling lempar tanpa ada bentrok fisik secara langsung, namun membuat situasi sekitar tidak kondusif. Beruntung aksi tidak berlangsung lama, ratusan personel polisi dan TNI turun menghalau massa.

Hingga malam ini situasi terlihat kondusif, polisi berjaga-jaga di dua perbatasan lingkungan tersebut untuk menghindari bentrok susulan. (sat)