fbpx
23 C
Mataram
Minggu, Februari 28, 2021
Update Covid-19 Indonesia
1,334,634
Total Kasus
Updated on 28/02/2021 1:13 pm
Beranda Headline Malam ini, Polisi dan TNI Berjaga di Lokasi Bentrok di Pagutan

Malam ini, Polisi dan TNI Berjaga di Lokasi Bentrok di Pagutan

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Bentrokan antara Lingkungan Peresak dan Lingkungan Asak, Kelurahan Pagutan, Kota Mataram, kini telah kondusif. Meskipun saling lempar batu sempat terjadi sekitar pukul 16.00 Wita, Sabtu (01/7) sore tadi.

Meskipun situasi telah kondusif, namun pihak kepolisian mengantisipasi terjadi bentrok susulan. Dua peleton personel Polres Mataram dengan dibantu Polsek Pagutan dan juga TNI berjaga di dua lingkungan tersebut.

“Tetap kita berjaga. Untuk antisipasi kita siapkan dua peleton dan dibantu juga dari Polsek Pagutan,” ujar Kapolres Mataram, AKBP Muhammad SIK, ditemui malam tadi.

- Advertisement -

Kapolres Mataram mengimbau agar warga tetap kondusif dan tenang, terlebih lagi besok akan berlangsung lebaran ketupat, suatu momen untuk mempererat tali kekeluargaan.

Sebelumnya sore tadi terjadi bentrok di sekitar simpang empat Pagutan. Tepat di pasar Pagutan dua kubu warga saling lempar batu. Warga juga mempersenjatai diri dengan parang, keris dan tombak. Ratusan personel kepolisian dan TNI dikerahkan untuk menghalau bentrok massa.

Kronologis bermula saat warga Asak hendak menjemput pengantin wanita di Banjar Lintaran Pagutan. Rombongan berjalan membawa gamelan. Rombongan ditegur oleh salah seorang penghulu Masjid Al-Hamidi, Lingkungan Peresak Timur, mengingat telah ada perjanjian tidak tertulis antara dua lingkungan tersebut dari zaman nenek moyang untuk tidak melintas menggunakan sarana yang menyebabkan keributan, khususnya gamelan.

Rombongan yang tidak diizinkan melintas kemudian kembali ke Lingkungan Asak. Beberapa menit berselang warga Lingkungan Asak diduga datang melakukan penyerangan, yang kemudian dibalas dengan saling lempar oleh warga Lingkungan Peresak.

Meskipun hanya terjadi saling lempar tanpa ada bentrok fisik secara langsung, namun membuat situasi sekitar tidak kondusif. Beruntung aksi tidak berlangsung lama, ratusan personel polisi dan TNI turun menghalau massa.

Hingga malam ini situasi terlihat kondusif, polisi berjaga-jaga di dua perbatasan lingkungan tersebut untuk menghindari bentrok susulan. (sat)

- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Pemkab Lobar Menangkan Sengketa Lahan Puskesmas dan Pasar Seni

HarianNus.com, Lombok Barat - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kembali memenangkan sengketa aset daerah. Kali ini pemkab Lobar menang atas sengketa lahan puskesmas dan pasar...

Puluhan Wartawan di NTB Ikuti UKW

HarianNusa.com, Mataram - Puluhan wartawan dari berbagai media baik online, cetak, dan radio di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia