Warganet Keluhkan Pornoaksi Yang Ditampilkan Joget Ale-ale

315
aksi yang ditampilkan Joget Ale-ale tersebut telah melanggar norma kesusilaan. Selain itu, aksi tersebut dapat berdampak negatif
aksi yang ditampilkan Joget Ale-ale tersebut telah melanggar norma kesusilaan. Selain itu, aksi tersebut dapat berdampak negatif

HarianNusa.com, Mataram – Salah seorang Warganet keluhkan tindakan pornoaksi joget Ale-ale dan mengunggah foto joget Ale-ale yang tengah beraksi melalui akun media sosial Facebook miliknya. Beragam komentar pun diberikan para Warganet menanggapi foto tersebut. Jumat, (30/6).

Akun Facebook dengan nama Bajank Laoeq menulis kesedihannya menyaksikan aksi salah satu kelompok Ale-ale yang mempertontonkan aksi tidak terpuji kepada masyarakat luas, tak terkecuali anak-anak. Akun yang menyatakan dirinya beberapa kali bertugas mengamankan kegiatan Ale-ale tersebut berharap ada langkah kongkrit dari Pemerintah dengan mengeluarkan aturan.

Menututnya, aksi yang ditampilkan Joget Ale-ale tersebut telah melanggar norma kesusilaan. Selain itu, aksi tersebut dapat berdampak negatif bagi perkembangan mental spiritual masyarakat. Terutama di Pulau Lombok, pulau yang masyarakatnya dikenal menjunjung tinggi nilai-nilai moral kesusilaan. Hal itu dibuktikan dengan julukan pulau Lombok sebagai pulau seribu masjid.

“Untuk ke sekian kali nya saya melaksanakan pengamanan giat hiburan masyarakat berupa ale2 dan janggeran, semakin hari tambah tidak layak di tonton dan apalagi yang nonton anak2, haruskah kita semua berdiam diri?? Apa jadinya generasi kita kedepannya?? Inikah pulau SERIBU MASJID yang kita banggakan?? Jadi mohon kita semua dan terutama Pemerintah untuk Segera menerbitkan PERDA nya,” tulis akun Bajank Laoek tersebut.

Ratusan Warganet yang melihat foto tersebut memberikan beragam komentar. Mulai dari ingin melempar joget Ale-ale, menyarankan joget Ale-ale untuk mencari uang dengan cara yang lebih baik, menyalahkan masyarakat yang tidak mengambil tindakan apapun terkait kejadian itu sampai yang mengecam aksi para pelaku Joget Ale-ale tersebut.

“Pengalaman saya..tdak mengerti apa ini joget ale2..kebetulan kami di undang ke pernikahan teman..malamnya kami nonton acara joget ale ale waow……dahsyat banget jogetnya…sampai para istri dtng marah2…tarik suaminya lagi joget birahi hahahahaha….akhirnya ribut karna joget mengundang masiat…..karna saya orang pendatang saya lebih baik kabur dripada ribut gara2 cewek luar masuk kampung hanya bermodalkan bgtu…intinya tindak lanjut pak..kasian anak2 di bawah umur kebanyakan yang nonton anak2 semua,” tulis akun dengan nama Restu Goldensalon Tanjung.

“Jangger Lombok yang sesungguhnya tidak seperti itu…Tapi ini Jangger pembawa masalah dan merusak generasi muda kita lebih2 itu tergolong Pornografi…Allohu akbar.Save Lombok,” tanggap akun degan nama Hairul Anwar.

Selain mengecam beberapa Warganet juga berkomentar santai dan menyarankan agar masyarakat menikmati saja acara tersebut. Salah satunya akun Elen Priyanto yang menghimbau agar terus melanjutkan kegiatan tersebut selama masih ada masyarakat yang meminatinya.

“Selagi masih ada peminat lanjutkan saja … haha,” tulisnya. (sta)

iklanMaulid Fraksi PKS 2017