Uniknya Pernikahan Aktivis, Syal Palestina dan Foto Masjid Jadi Hadiah Pengantin Pria

Keduanya adalah aktivis KNRP

550
aktivis KNRP
Syal Palestina dikalungkan Hamdi kepada istrinya. Keduanya adalah aktivis kemanusiaan Palestina dan Suriah melalui KNRP (Juaini Pratama/HarianNusa.com)

HarianNusa.com – Mataram, Ahad pagi, tanggal 9 Juli 2017 Islamic Centre Hubbul Wathan berbenah. Hari itu ada dua acara akad nikah dan tiga acara walimatul ‘urusy (resepsi) yang akan berlangsung. Salah satunya adalah akad nikah dan resepsi antara Lalu Lauhul Hamdi dengan Sukma Listari.

Prosesi akad nikah berlangsung sekitar jam 11.00 dipandu oleh petugas KUA dari kecamatan Sekarbela dengan wali nasab dari Sukma, yaitu ayahnya H. A Muji taslim. Akad nikah keduanya berlangsung di dalam Masjid dengan suasana khidmat. Sukma, Mempelai wanita yang juga adik bungsu dari Johan Rosihan, ST ini tampak anggun mengenakan gaun   putih. Sementara Hamdi, mempelai pria asal Pujut Lombok Tengah tampak gagah mengenakan jas hitam dan kain sarung.

Sekilas, tak ada yang berbeda dari akad nikah antara ini. Semua urutan acaranya sama persis seperti akad-akad nikah yang lain.

Akad nikah ini terasa spesial karena setelah penyerahan mahar, Pengantin Pria mengalungkan syal Palestina dan menyerahkan pigura berisi foto Qubbatus sakhrah, Masjid kubah emas yang bersanding dengan Masjidil Aqsa di Palestina yang merupakan kiblat pertama ummat islam pada mempelai perempuan.

Pengantin ini memang dikenal sebagai aktivis kemanusiaan Timur tengah, khususnya Plalestina dan Suriah. Mereka berdua adalah aktivis Komisi Nasional Untuk Rakyat Palestina (KNRP) wilayah NTB. Pengalungan syal Palestina dan penyerahan foto Qubbatussakhrah ini menjadi saksi komitmen kedua pengantin ini terhadap isu-isu yang terjadi di Palestina.