Pukul Kadus Batu Bolong, WNA Aljazair Dikeroyok Warga

231
Ilustrasi

HarianNusa.com, Mataram — Warga Negara Asing (WNA) asal Aljazair, Saad Saud Abdellali (26) dikeroyok warga Dusun Batu Bolong, Desa Batu Layar, Kecamatan Batu Layar, Lombok Barat. Akibatnya, WNA Aljazair ini harus mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara (RSBH) Mataram karena luka yang dideritanya.

“Lukanya tidak begitu parah. Hanya dijahit saja,’’ ujar Kabid Humas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti saat dikonfirmasi diruang kerjanya di Mapolda NTB, Selasa (24/7).

Kejadian terjadi pada Minggu sore (23/7) sekitar pukul 17.00 wita. Berawal saat Kadus Batu Bolong menegur pekerja (tukang) yang sedang mengerjakan bangunan milik WNA Aljazair. Rumah WNA Aljazair ini berada di BTN Grand Griya di Dusun Batu Bolong.

Teguran diberikan karena ada beberapa warga yang merasa keberatan dengan pengeboran sumur yang dilakukan oleh tukang tersebut. Warga menganggap, pengeboran sumur itu menggangu dan mengotori sumber air di masjid setempat.

“Pengeboran itu dianggap warga mengotori sumber air masjid setempat. Makanya ditegur oleh kadus ke tukang yang saat itu sedang bekerja,’’ katanya.

Saat ditegur, WNA Aljazair tidak terima dan mengeluarkan kata-kata kotor pada Kadus.  WNA tersebut kemudian mengejar Kadus Batu Bolong sampai terjatuh. ‘’Dia seperti mengatakan ini kan tanah dan rumah saya. Diduga sih ada pukulan juga,’’ ungkapnya.

Selanjutnya sempat terjadi adu mulut antara keduanya. WNA Aljazair ini kemudian mengamuk pada Kadus Batu Bolong. Amukan tersebut didengar oleh warga sekitar. Lantas, warga juga mengamuk dan mengejar WNA Aljazair itu.

Kericuhan ini bisa diredam saat petugas dari Polsek Senggigi datang ke lokasi. “da warga yang melapor ke Polsek Senggigi dan langsung datang ke TKP mengamankan situasi,’’ terangnya.

WNA Aljazair ini juga dipastikan terkena pukulan oleh warga yang melihat kadusnya terjatuh. “Makanya dia dirawat di RSBH Mataram dan diberikan perawatan. Informasinya sampai lukanya dijahit,’’ bebernya.

Ia juga memastikan, kasus tersebut akan diteruskan ke ranah hukum. “Keduanya saling melaporkan ke Polsek Senggigi,’’ imbuhnya.

Kemudian, karena kasus tersebut menyangkut warga negara asing. Maka penanganannya diback-up dan dilimpahkan ke Polres Lombok Barat. “Akan ditangani oleh Polres Lobar untuk mengetahui persoalan dan kasus ini yang sebenarnya,’’ terangnya.

Ia juga mengatakan, setelah dilakukan penyelidikan. WNA Aljazair ini pernah diproses oleh kepolisian terkait kasus kepemilikan senjata api. “Iya, dia pernah diproses sebelumnya dalam kasus kepemilikan senjata api,’’ ungkapnya.

Sementara itu Kapolsek Senggigi, Kompol Wendy Oktariansyah saat dikonfirmasi menngatakan kasus tersebut belum dilimpahkan ke Polres Lombok Barat. “Masih di Polsek Senggigi,’’ ujarnya singkat.

Terpisah, Humas RSBH Bhayangkara Mataram Kompol Wayan Redana membenarkan WNA asal Aljazair sempat dirawat di RSBH Mataram. Namun, keadaannya membaik dan sudah meninggalkan rumah sakit. “Dia datang dan mulai dirawat sore kemarin (senin). Sekarang sudah meninggalkan rumah sakit,” katanya. (sat)