Johan: Pidato Victor Menyesatkan dan Menghianati Keberagaman

245
Ketua Fraksi PKS NTB, Johan Rosihan, ST (Rony Kadran/HarianNusa.com)
Ketua Fraksi PKS NTB, Johan Rosihan, ST (Rony Kadran/HarianNusa.com)

HarianNusa.com, Mataram – Beragam kecaman datang dari berbagai pihak pasca pidato politikus Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Victor Bungtilu Laiskodat di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pidato Victor dinilai mengandung provokasi yang tidak bertanggung jawab.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nusa Tenggara Barat, Johan Rosihan mengecam pernyataan Victor. Menurutnya, ucapan Victor menyesatkan dan menghianati keberagaman yang selama ini terbangun di Indonesia.

“Dapat disimpulkan provokasi Victor sesat menyesatkan dan menghianati keberagaman,” ujar Johan saat ditemui, Jumat (4/8).

Menurutnya, provokasi yang dilakukan Victor sangat mengusik kebahagiaan bangsa ini dalam menyambut peringatan kemerdekaan Indonesia.

“Provokasi Viktor mengusik rasa bahagia bangsa ini dalam menyambut peringatan merdeka 17 Agustus,” tegasnya.

Dalam pidatonya, Victor menyebut empat partai besar di Indonesia, yakni PAN, Gerindra, Demokrat dan PKS berada di belakang kelompok ekstremis dan gerakan khilafah yang ingin menggantikan NKRI. Pernyataan tersebut dibantah Johan. Menurut Johan, partai-partai yang disebut Victor justru menjadi instrumen demokrasi yang menjunjung kebhinekaan.

“Kalau ajaran khilafah, mana mau menjadi instrumen demokrasi. Partai yang disebut oleh Viktor lahir dalam semangat reformasi, ikut pemilu dan punya fraksi bahkan pimpinan DPR RI, semua itu adalah instrumen dan pilar demokrasi,” papar Ketua Komisi III DPRD NTB ini.

Johan juga menegaskan bahwa perbuatan yang dilakukan Victor sangat layak untuk diberi ganjaran hukuman. “Viktor layak dihukum dan kami akan menuntut,” tuturnya. (sat)

iklanbebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online