fbpx
23 C
Mataram
Sabtu, September 26, 2020
Update Covid-19 Indonesia
271,339
Total Kasus
Updated on 26/09/2020 1:43 pm
Beranda Headline Awas... Beli HP Curian Dapat Dipenjara Maksimal Empat Tahun

Awas… Beli HP Curian Dapat Dipenjara Maksimal Empat Tahun

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Bagi anda yang hobi berbelanja online sepatutnya mewaspadai barang yang anda beli merupakan hasil curian. Karena, apabila anda membeli barang curian, maka dapat dikategorikan perbuatan anda merupakan tindak pidana penadahan barang hasil curian sebagaimana yang termuat dalam pasal 480 KUHP.

Tidak main-main, ancaman hukumannya paling lama empat tahun penjara. Berbeda satu tahun dari ancaman maksimal bagi pelaku pencurian, sebagaimana termuat dalam pasal 362 KUHP, yakni lima tahun penjara.

Memang tidak adil rasanya jika anda tidak bermaksud membeli barang curian, namun dapat terancam pidana atas kepemilikan barang yang dibeli dari pelaku pencurian.

- Advertisement -

Pembuktiannya akan dilakukan baik saat proses penyidikan kepolisian hingga pengadilan nantinya, apakah anda memang berniat membeli barang hasil curian atau justru anda sama sekali tidak mengetahui barang yang anda beli adalah hasil curian.

Namun alangkah baiknya jika anda mewaspadai membeli barang dengan harga yang murah jauh dari harga pasarannya. Atau jika anda membeli sesuatu di malam hari secara bersembunyi di tempat yang memang mencurigakan. Bisa jadi barang tersebut hasil curian, dan anda dapat terjerat pasal penadahan barang curian.

Seperti kasus yang terjadi di Mataram, MJ (30) dan ZR (34) ditangkap polisi lantaran membeli HP dan laptop hasil pencurian dengan pelaku utamanya residivis berinisial MK (23) dan TA (20). Kini mereka diamankan Polres Mataram untuk proses penyidikan.

MJ dan ZR terancam dikenai pasal 480 sebagai penadah barang hasil curian. ““Dari pengembangan, pelaku berinisial TA berhasil ditangkap di Jalan Matahari Gomong. Kemudian penangkapan juga dilakukan terhadap penadah barang curian berinisial MJ (30) dan ZR (34),” ungkap Kapolres Mataram, AKBP Muhammad SIK di Polres Mataram.

Semoga dari kasus tersebut membuat banyak orang berhati-hati membeli barang, khususnya di tempat jual beli online. Pastikan dulu bahwa barang yang anda beli bukan merupakan hasil curian. (sat)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

BPKH dan DT Peduli Berikan Ambulance Gratis untuk Ponpes Darul Iman di KLU

HarianNusa.Com - Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Daarut Tauhid (DT) Peduli bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memberikan bantuan kemanusiaan berupa satu...

Wagub NTB Sidak Penggunaan Masker di Pelabuhan Kayangan

HarianNusa.com, Lombok Timur - Setelah meresmikan Samsat Perizinan Kapal Perikanan Pertama di Indonesia di Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya, Wakil Gubernur NTB Dr.Hj.Sitti Rohmi...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia