Syamsul Fajri Nurawat Wakili NTB untuk FGD Temu Teater 2017

105

HarianNusa.com, Mataram – Salah seorang pegiat teater asal Kota Mataram, Syamsul Fajri Nurawat atau yang akrab disapa Jabo mewakili NTB, atau lebih tepatnya mewakili Komunitas Akar Pohon dan SFN Labs Mataram untuk menghadiri Forum Group Discusion (FGD) Temu Teater Dewan Kesenian Jakara (DKJ) 2017. Minggu, (20/8).

Sebagai catatan, Komunitas Akar Pohon dan SFN Labs adalah dua kelompok asal NTB yang dalam praktiknya terkonsentrasi pada wacana sastra dan teater di Provinsi NTB.

Jabo diundang oleh DKJ dengan kapasitas sebagai sutradara Komunitas Akar Pohon dan SFN Labs Mataram. Ia nantinya akan berada di Yogyakarta selama satu minggu bersama 16 sutradara terpilih lainnya yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Selain Ke-16 sutradara tersebut, DKJ, dalam kesempatan itu juga mengundang enam peneliti bidang kebudayaan.

Dalam rilis yang diterima HarianNusa.com, DKJ melalui Ketua Komite Teater Afrizal Malna menyampaikan bahwa, Program Temu Teater 2018 dengan rangkaian FGD Temu Teater 2017 tersebut merupakan Program Komite Teater DKJ yang didasarkan pada pengalaman 37 Tahun lalu, dimana, DKJ saat itu, menggagas Temu Teater 1980.

“37 Tahun lalu, Dewan Kesenian Jakarta menggagas Temu Teater, berlangsung di TIM, Jakarta, 28 Februari – 7 Maret 1980. Forum yang menghasilkan banyak pemikiran, konsep, kerangka kerja maupun proyeksi dunia teater,” terang Afrizal.

Terlepas dari itu, guna merealisasikan Program Temu Teater 2018 nanti, maka FGD Tahun 2017 ini, lanjut Afrizal, dirancang sebagai Laboratorium Bersama para pegiat teater guna membedah dan menemukan kesepakatan bersama mengenai pola yang tepat untuk kembali menggairahkan wacana Teater di Indonesia.

Untuk diketahui, sebagai narasumber untuk kerja Lintas Media pada FGD nanti adalah Mella Jaarsma, Performer Melati Suryodarmo dan Perupa Hanafi.

Sementara untuk pelaksanaan FGD Temu Teater 2017 sendiri akan berlangsung selama lima hari dari tanggal 21-25 Agustus 2017, bertempat di Burza Hotel Yogyakarta.

Sedangkan untuk tahun 2018, Temu Teater dengan agenda produksi pameran dan pertunjukan akan dilanjutkan di tiga kota, yakni Makassar, Pekanbaru, dan Jakarta. (sta)

iklan[/caption]</div>        </div>


        <footer>
                        
            <div class=